Selasa 19 Jul 2022 08:54 WIB

Kopi Asal Jawa Barat Bisa Eksis dan Bersaing di Dunia

Mirisnya, kopi asal Indonesia lebih banyak diekspor dibandingkan dikonsumsi sendiri.

Rep: M Fauzi Ridwan/ Red: Agus Yulianto
Karyawan Jenderal Kopi Buwas tengah membuat kopi menggunakan teknik cold drip. 
Foto: M Fauzi Ridwan/Republika
Karyawan Jenderal Kopi Buwas tengah membuat kopi menggunakan teknik cold drip. 

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Sejumlah pengusaha kopi di Kota Bandung menilai, kopi asal Provinsi Jawa Barat dapat eksis dan bersaing di dunia. Terlebih negara Indonesia merupakan salah satu negara penghasil kopi terbesar di dunia.

Pengusaha kopi sekaligus pemilik kafe Jenderal Kopi Buwas Edbert Luhur mengatakan, Indonesia merupakan salah satu penghasil kopi terbesar di dunia. Namun, dia merasa, miris karena kopi asal Indonesia atau nusantara lebih banyak diekspor dibandingkan dikonsumsi oleh masyarakat.

"Kemana kopinya, balik lagi diekspor keluar kalau orang sendiri nggak berani pakai," ujarnya, Senin (18/7/2022). Atas kondisi tersebut, ia melakukan riset tentang kopi nusantara dari mulai Provinsi Aceh hingga Papua.

Edbert menyebut, mayoritas kopi di nusantara memiliki rasa yang enak, terlebih pengolahan yang dilakukan secara modern mempengaruhi rasa. Dia juga menyebut proses pengeringan kopi berdampak pada rasa kopi.

 

"Kita coba riset dari Aceh sampai Papua. Kita coba satu-satu beli oh ini enak. Pengeringan berpengaruh, pas di pengeringan mengubah cita rasa," ungkapnya.

Pasca-melakukan riset dan mencoba mencicipi kopi nusantara, dia merasa yakin dan percaya diri bahwa kopi yang ada memiliki kualitas yang bagus. Bahkan, dia menyebut kopi nusantara banyak diekspos ke luar negeri seperti di Perancis.

"Dari situ pede Indonesia dengan kopi dan petani seharusnya kualitasnya bagus sekali," katanya. 

Dia mengatakan, keterlibatan pelaku kopi di ajang internasional turut menaikkan harga kopi nusantara termasuk kopi di Jawa Barat. Ia pun merasa senang karena melihat masyarakat Indonesia saat ini mulai banyak yang mengkonsumsi kopi nusantara. 

Di tempatnya sendiri kopi asal Gunung Halu, Kabupaten Bandung Barat saat ini banyak diminati oleh pengunjung yang datang. Selain itu banyak kopi nusantara yang dijajakan di kafe miliknya tersebut.

Sebelumnya, Pemprov Jabar mengirimkan kopi terbaik untuk terlibat dalam pameran World of Coffee di Milan, Italia. Sebanyak 10 kopi terbaik akan dipamerkan pada acara yang akan digelar pada 23-25 Juni 2022 lalu.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat Benny Bachtiar, World of Coffee adalah gelaran bagi komunitas kopi di seluruh dunia, diselenggarakan oleh The Specialty Coffee Association (SCA), sebuah organisasi nirlaba yang beranggotakan ribuan pelaku industri kopi profesional, dari produsen kopi hingga barista. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement