Selasa 09 Aug 2022 13:04 WIB

Ratusan Santri Mahasiswa Universal Terima Bantuan Mesin Air Siap Minum

Mesin air siap minum atau mesin Reverse Osmosis ini diinstalasikan di area ponpes.

Rep: Arie Lukihardianti / Red: Agus Yulianto
JNE melalui Wakaf Salman memberikan mesin air siap minum atau mesin Reverse Osmosis ini diinstalasikan di area Pondok Pesantren Mahasiswa Universal.
Foto: Istimewa
JNE melalui Wakaf Salman memberikan mesin air siap minum atau mesin Reverse Osmosis ini diinstalasikan di area Pondok Pesantren Mahasiswa Universal.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Sekitar 412 orang santri resmi menerima bantuan pengadaan mesin air siap minum. Bantuan ini disalurkan oleh perusahaan bidang pengiriman & logistik JNE melalui Wakaf Salman. 

Mesin air siap minum atau mesin Reverse Osmosis ini diinstalasikan di area Pondok Pesantren Mahasiswa Universal di Jl Desa Cipadung No. 01, RT. 03/RW. 08, Cipadung, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung.

Ponpes Mahasiswa Universal merupakan rumah bagi santri untuk belajar agama Islam, dunia, dan menggerakkan peradaban. Para santri ini diberikan pembinaan akhlak, kemandirian, berbagai life skills, hingga wawasan dan apresiasi budaya. 

Menurut riwayat prestasinya, para santri dari Ponpes Mahasiswa Universal ini pernah menjalin kerja sama dengan pemerintah nasional maupun menjadi mitra gerakan-gerakan sosial berskala internasional. Berbagai prestasi tersebut di antaranya, dalam bidang kewirausahaan yaitu One Pesantren One Product dan Pesantren for Peace (gerakan pesantren jaringan internasional untuk memerangi paham-paham yang menitikberatkan Islam identik dengan kekerasan).

Menurut General Manager Wakaf Salman, Gun Gun Saptari Hidayat, penyaluran mesin air siap minum untuk para santri Ponpes Mahasiswa Universal menjadi bentuk dukungan dari JNE dan Wakaf Salman. Lebih tepatnya, kata dia, agar para santri bisa tetap sehat selama beraktivitas produktif dengan tubuh yang terhidrasi air bersih layak minum. 

"Jalinan kerja sama antara JNE dan Wakaf Salman menjadi satu contoh bahwa perusahaan juga bisa bersinergi dengan lembaga filantropi untuk bergerak memberi manfaat sosial bagi masyarakat," ujar Gun Gun dalam siaran persnya, Senin (8/8).

Terkait dengan program air siap minum, Gun Gun, Wakaf Salman telah menyalurkan puluhan mesin RO serupa ke berbagai titik akses yang bersifat publik. Seperti masjid, hingga fasilitas pendidikan. 

Menurutnya, sebagai lembaga legal di bawah naungan Yayasan Pembina Masjid Salman ITB yang mengusung visi pelopor pembangunan peradaban Islami, program air siap minum ini diharapkan mampu meringankan krisis air layak minum (aman) sehingga peradaban bisa terus bergulir. 

"Namun, tanpa ikhtiar gotong royong masyarakat dan ridha Allah Subhanhu Wa Ta’ala maka harapan tersebut tidak dapat terwujud. Kami berterima kasih kepada JNE dan masyarakat lainnya yang telah mempercayakan amanah menyalurkan kebaikan," katanya. 

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement