Ahad 25 Sep 2022 22:49 WIB

PSSI: Kehadiran Shin Tae Yong Perkuat Hubungan Bilateral Indonesia Korsel

STY dapat memperkenalkan produk Indonesia di Korea Selatan.

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Muhammad Fakhruddin
Pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae Yong tiba untuk memimpin pemusatan latihan di Stadion Sidolig, Bandung, Jawa Barat, Senin (19/9/2022). Tim Nasional Indonesia mulai menjalani pemusatan latihan di Bandung guna mempersiapkan fisik pemain untuk bertanding pada laga persahabatan melawan Negara Curacao pada 24 September 2022 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
Foto: ANTARA/Raisan Al Farisi
Pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae Yong tiba untuk memimpin pemusatan latihan di Stadion Sidolig, Bandung, Jawa Barat, Senin (19/9/2022). Tim Nasional Indonesia mulai menjalani pemusatan latihan di Bandung guna mempersiapkan fisik pemain untuk bertanding pada laga persahabatan melawan Negara Curacao pada 24 September 2022 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

REPUBLIKA.CO.ID,BANDUNG -- Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan yang dikenal dengan sapaan Iwan Bule menilai keberadaan Shin Tae Yong (STY) sebagai pelatih menguntungkan Indonesia dalam hubungan bilateral antara Indonesia dengan Korea Selatan (Korsel). Selain itu banyak manfaat yang dapat didapat dengan kehadirannya.

"Hubungan dekat kita dengan Korea melalui Shin Tae Yong bisa dimanfaatkan dengan baik. Melalui STY kita bisa belajar ke Korea Selatan bagaimana mempatenkan produk budaya kita untuk lebih dikenal masyarakat hingga ke tingkat global," ujarnya melalui keterangannya, Ahad (25/9/2022).

Baca Juga

Ia menuturkan Korea Selatan merupakan negara yang menjunjung tinggi nilai budaya sama seperti Indonesia. Budaya mereka dikemas hingga dapat dijual bahkan menjadi ikon global.

Namun untuk Indonesia sendiri belum mempunyai pakem khusus termasuk untuk memonetisasi kekayaan budaya. Iwan Bule mengatakan Pemerintah Indonesia dapat memanfaatkan Shin Tae Yong untuk meminta negaranya melatih Indonesia dalam komersialisasi budaya ini tanpa melanggar norma.

 

Ia mencontohkan BTS yang mampu mendunia. Selain itu gerakan Korean Wave mampu menggerakan perekonomian Korea Selatan secara signifikan.

"Hadirnya grup BTS menggerakan potensi ekonomi di Indonesia pula. Banyak UMKM lokal yang menjual pakaian, topi dan pernak-pernik BTS," katanya.

Selain itu banyak produk makanan dan film Korea Selatan bermunculan di Indonesia. Ia mengatakan STY pula dapat memperkenalkan produk Indonesia di Korea Selatan seperti produk bola sepak maupun industri makanan UMKM.

"Imbasnya adalah berita ini akan sampai ke Korea Selatan dengan efektif dan masif," katanya.

Iwan mengatakan kehadiran STY menguntungkan Indonesia secara umum. Diantaranya kualitas sepak bola yang jauh semakin baik, ditambah dengan membantu perekonomian Indonesia secara umum.

Yuk gabung diskusi sepak bola di sini ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement