Selasa 29 Nov 2022 23:56 WIB

Bantuan Sosial Pengendali Inflasi dari Pemkot Bandung

Bantuan yang disalurkan merupakan bantuan yang bersumber dari APBD Pemkot Bandung..

Rep: Edi Yusuf/ Red: Yogi Ardhi

Warga menerima Bantuan Sosial Dalam Rangka Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2022, di Kantor Pos Besar, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Selasa (29/11/2022). Sebanyak 15.280 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mendapat bantuan berupa uang tunai Rp 450 ribu yang dibayarkan langsung untuk bulan Oktober, November dan Desember. Total anggaran yang disiapkan Pemkot Bandung sebesar Rp 7 miliar. Bantuan yang disalurkan tersebut merupakan bantuan yang bersumber dari dana APBD Pemkot Bandung untuk masyarakat terdampak kenaikan BBM yang belum mendapatkan bantuan. (FOTO : Edi Yusuf/Republika)

Warga antre saat Penyaluran Bantuan Sosial Dalam Rangka Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2022, di Kantor Pos Besar, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Selasa (29/11/2022). Sebanyak 15.280 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mendapat bantuan berupa uang tunai Rp 450 ribu yang dibayarkan langsung untuk bulan Oktober, November dan Desember. Total anggaran yang disiapkan Pemkot Bandung sebesar Rp 7 miliar. Bantuan yang disalurkan tersebut merupakan bantuan yang bersumber dari dana APBD Pemkot Bandung untuk masyarakat terdampak kenaikan BBM yang belum mendapatkan bantuan. (FOTO : Edi Yusuf/Republika)

Warga antre saat Penyaluran Bantuan Sosial Dalam Rangka Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2022, di Kantor Pos Besar, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Selasa (29/11/2022). Sebanyak 15.280 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mendapat bantuan berupa uang tunai Rp 450 ribu yang dibayarkan langsung untuk bulan Oktober, November dan Desember. Total anggaran yang disiapkan Pemkot Bandung sebesar Rp 7 miliar. Bantuan yang disalurkan tersebut merupakan bantuan yang bersumber dari dana APBD Pemkot Bandung untuk masyarakat terdampak kenaikan BBM yang belum mendapatkan bantuan. (FOTO : Edi Yusuf/Republika)

Wali Kota Bandung Yana Mulyana meninjau pemberian bantuan sosial kepada lansia saat membuka Penyaluran Bantuan Sosial Dalam Rangka Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2022, di Kantor Pos Besar, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Selasa (29/11/2022). Sebanyak 15.280 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mendapat bantuan berupa uang tunai Rp 450 ribu yang dibayarkan langsung untuk bulan Oktober, November dan Desember. Total anggaran yang disiapkan Pemkot Bandung sebesar Rp 7 miliar. Bantuan yang disalurkan tersebut merupakan bantuan yang bersumber dari dana APBD Pemkot Bandung untuk masyarakat terdampak kenaikan BBM yang belum mendapatkan bantuan. (FOTO : Edi Yusuf/Republika)

Wali Kota Bandung Yana Mulyana secara simbolis menyerahkan bantuan kepada lansia saat membuka Penyaluran Bantuan Sosial Dalam Rangka Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2022, di Kantor Pos Besar, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Selasa (29/11/2022). Sebanyak 15.280 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mendapat bantuan berupa uang tunai Rp 450 ribu yang dibayarkan langsung untuk bulan Oktober, November dan Desember. Total anggaran yang disiapkan Pemkot Bandung sebesar Rp 7 miliar. Bantuan yang disalurkan tersebut merupakan bantuan yang bersumber dari dana APBD Pemkot Bandung untuk masyarakat terdampak kenaikan BBM yang belum mendapatkan bantuan. (FOTO : Edi Yusuf/Republika)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Warga antre saat Penyaluran Bantuan Sosial Dalam Rangka Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2022, di Kantor Pos Besar, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Selasa (29/11/2022).

Sebanyak 15.280 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mendapat bantuan berupa uang tunai Rp 450 ribu yang dibayarkan langsung untuk bulan Oktober, November dan Desember.

Total anggaran yang disiapkan Pemkot Bandung sebesar Rp 7 miliar. Bantuan yang disalurkan tersebut merupakan bantuan yang bersumber dari dana APBD Pemkot Bandung untuk masyarakat terdampak kenaikan BBM yang belum mendapatkan bantuan.

 

sumber : Republika
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement