Senin 12 Dec 2022 17:33 WIB

Harga Bahan Pokok Naik, Pemkot Cirebon akan Gelar Operasi Pasar

Jelang natal dan tahun baru, sejumlah komoditas pangan yang mengalami kenaikan harga.

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Agus Yulianto
Sekda Kota Cirebon, Agus Mulyadi
Foto: Diskominfo Kota Cirebon
Sekda Kota Cirebon, Agus Mulyadi

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON -- Sejumlah bahan pokok di Kota Cirebon saat ini mengalami kenaikan harga. Untuk itu, Pemkot Cirebon bekerja sama dengan sejumlah pihak terkait lainnya akan segera menggelar operasi pasar.

Sekda Kota Cirebon, Agus Mulyadi, mengatakan, menjelang natal dan tahun baru kali ini, sejumlah komoditas pangan yang mengalami kenaikan harga di antaranya adalah beras dan telur ayam.

"Sejumlah komoditas memang menunjukkan harga cukup tinggi, tapi untuk laju inflasi kita masih aman," ujar Agus, Senin (12/12). 

Untuk itu, Agus menyatakan, Pemkot Cirebon akan kembali menggelar operasi pasar di beberapa titik. Hal itu dilakukan bekerja sama dengan sejumlah pihak lainnya, seperti Bank Indonesia, Bulog, PT PPI dan lainnya.

 

Menurut Agus, kegiatan operasi pasar akan digelar menjelang natal dan tahun baru. Kegiatan itupun merupakan kelanjutan dari Gelar Pangan Murah, yang telah dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Cirebon beberapa waktu yang lalu.

Agus mengungkapkan, kegiatan Gelar Pangan Murah yang lalu digelar di sejumlah lokasi di lima kecamatan di Kota Cirebon. Strategi itu dinilai berhasil mengendalikan laju harga pangan.

"Dan operasi pasar mendatang juga rencananya akan dilaksanakan di sejumlah titik," ujar Agus.

Sementara Kepala Perwakilan Wilayah (KPw) Bank Indonesia Cirebon, Hestu Wibowo, mengakui, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemkot Cirebon untuk menggelar kegiatan operasi pasar.

Hestu menyebutkan, sejumlah komoditas pangan yang saat ini mengalami kenaikan harga di antaranya adalah telur ayam dan beras. "Operasi pasar akan kita laksanakan jelang natal dan tahun baru," tandasnya. 

Yuk gabung diskusi sepak bola di sini ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement