Rabu 18 Jan 2023 22:51 WIB

Jelang Imlek, Penjual Kue Keranjang Produksi Sampai Dua Ton per Hari

Salah satu penjual kue keranjang di Bandung menerima pesanan spesial ukuran satu kilo

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/Riga Nurul Iman/ Red: Irfan Fitrat
Produksi kue keranjang di Jalan Tipar Nomor 35, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Selasa (10/1/2023).
Foto: Republika/Riga Nurul Iman
Produksi kue keranjang di Jalan Tipar Nomor 35, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Selasa (10/1/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG — Perayaan tahun baru Imlek lekat dengan kue keranjang. Di Kota Bandung, Jawa Barat, salah satu tempat yang sudah lama memproduksi penganan itu ada di Jalan Pajagalan, Kecamatan Astanaanyar. Namanya Tekkie.

Pengelola toko Tekkie, Vincent Ruslianto, mengatakan, menyambut Imlek kali ini, tempatnya sudah memproduksi kue keranjang sejak Desember 2022. Dalam satu hari, kata dia, produksinya bisa mencapai dua ton. Pesanan kue keranjang sekarang ini disebut meningkat ketimbang tahun lalu. “Kalau pandemi dulu hampir setengahnya dari sekarang,” ujar dia, Rabu (18/1/2023).

Tekkie menawarkan kue keranjang dalam tiga varian rasa. Selain orisinal, ada juga rasa pandan dan jeruk. Ukuran kue keranjang Tekkie ini bervariasi, mulai dari 330 gram hingga 500 gram. Kue keranjang ini dijual dengan harga Rp 18 ribu hingga Rp 50 ribu.

Selain yang biasa, Tekkie juga menerima pesanan kue keranjang ukuran spesial. “Pesanan spesial biasanya ada ukuran satu kilogram,” kata Vincent.

 

 

photo
Produksi kue keranjang di Jalan Tipar Nomor 35, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Selasa (10/1/2023). - (Riga Nurul Iman/Republika)
 
 
Momen Imlek kali ini pun disambut produsen kue keranjang di Kota Sukabumi, Jawa Barat. Salah satunya rumah produksi kue keranjang Bintang Rejeki, yang ada di kawasan Jalan Tipar, Kecamatan Citamiang. “Rumah produksi kue keranjang Bintang Rejeki ini merupakan usaha turun-menurun dan berdiri sejak tahun 1970-an,” ujar bagian pemasaran Bintang Rezeki, Dila Novianti.
 
Rumah produksi Bintang Rejeki ini disebut masih menggunakan metode tradisional untuk membuat kue keranjang, dengan mengandalkan 25 karyawan. Proses pengukusan penganan berbahan dasar tepung ketan dan gula ini membutuhkan waktu sekitar 24 jam.
 
Dila mengatakan, dalam satu hari Bintang Rejeki bisa memproduksi 1,5 ton kue keranjang. Produk ini tidak hanya dijual di Sukabumi, tapi juga dipasarkan ke sejumlah daerah di kawasan Jabodetabek, Bandung, dan Cianjur. 
 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement