Kamis 26 Jan 2023 12:58 WIB

Terkait Video Viral Perkelahian Kelompok Remaja, Polisi Tangkap Pelaku 

Peristiwa viral di medsos itu sempat disebut kasus pembegalan, tapi perkelahian remaj

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Agus Yulianto
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Aswin Sipayung (tengah) di Mapolrestabes Bandung.
Foto: M Fauzi Ridwan/Republika
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Aswin Sipayung (tengah) di Mapolrestabes Bandung.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Polrestabes Bandung berhasil mengamankan beberapa orang remaja terkait video viral yang diduga kasus begal di Jalan Ibrahim Adjie dekat flyover Kiaracondong, Kota Bandung. Petugas memastikan bahwa peristiwa yang terjadi bukan kasus begal, melainkan perkelahian antar-kelompok remaja.

"Iya, jadi karena ini viral, saya harus memberikan sedikit informasi bahwa ada beberapa tersangka yang kami amankan," ujar Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Aswin Sipayung di Mapolrestabes Bandung, Kamis (26/1/2023).

Baca Juga

Peristiwa yang viral di media sosial itu dan sempat disebut sebagai kasus pembegalan, ia menegaskan, bukan kasus begal. Namun, perkelahian antar kelompok-remaja.

"Dari informasi sumber, bahwa ini bukan pembegalan, tapi percekcokan antara orang, antar teman mereka. Jadi ini bukan begal," katanya.

 

Aswin mengatakan, akan segera merilis kasus tersebut setelah seluruh tersangka ditangkap. Dia ingin menegaskan, bahwa peristiwa yang muncul sebagai kasus begal dipastikan bukan pembegalan.

"Ini bukan begal. Jadi bukan perampasan pepet rampas, konflik perorangan saja," katanya.

Sebelumnya Kapolsek Kiaracondong Kompol Deden Deni Kuswendi mengatakan Selasa (24/1/2023) dini hari terjadi perkelahian antar geng motor dengan jumlah tiga motor melawan empat motor. Remaja pengendara tiga motor kalah.

"Karena dia nggak bawa parang, sementara empat motor ini bawa parang. Tiga orang jadi korban dan ada yang ke rumah sakit karena mengalami luka-luka. Para pelaku kabur hanya ada salah seorang pelaku yang motornya habis bensin, parangnya pun ketinggalan," katanya.

Dia mengatakan petugas sudah mendapatkan gambaran pelaku termasuk identitasnya. "Intinya kami sudah punya data pelaku yang kabur itu, Insya Allah ada petunjuk doakan semoga cepat terungkap," katanya.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement