Rabu 15 Feb 2023 07:48 WIB

KLHK Apresiasi Pertamina Kelola Sampah dengan Baik di Indramayu

Pengelolaan sampah untuk kesejahteraan masyarakat merupakan perhatian utama.

Taman Sungai Tjimanoek, Indramayu.
Foto: Istimewa
Taman Sungai Tjimanoek, Indramayu.

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU -- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia melalui Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 (PSBL3), Rosa Vivien Ratnawati, mengapresiasi Pertamina Group di wilayah Kabupaten Indramayu yang telah mendukung pemerintah dalam mengedukasi masyarakat untuk peduli lingkungan.

Apresiasi tersebut disampaikan Dirjen PSBL3 pada kegiatan penyambutan peserta touring sepeda “Jelajah Bersih Negeri” KLHK yang menjadi rangkaian kegiatan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional  yang berlangsung di Taman Tjimanuk Indramayu, Selasa (14/2/2023).

“Saya tahu Pertamina punya program CSR yang bagus-bagus untuk masyarakat sekitar, semoga program-program tersebut bisa terus sejalan dengan KLHK untuk lingkungan yang lebih baik,” ungkap Rosa.

Disampaikan Rosa, pada peringatan Hari  Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2023 yang bertema “Tuntas Kelola Sampah untuk Kesejahteraan Masyarakat” tersebut, Kementerian KLHK mengajak Pertamina bersama lapisan masyarakat untuk berkontribusi menyukseskan program pengelolaan sampah dengan target utama yang ingin dicapai yaitu Net Zero Emission (NZE).

 

Bupati Indramayu Nina Agustina mengatakan, Pertamina merupakan salah satu perusahaan terbesar yang berada di Indramayu yang banyak menjalankan program pemberdayaan untuk masyarakat.

Ucapan terima kasih juga disampaikan Bupati Indramayu sebab pada kegiatan tersebut   kelompok masyarakat juga mendapatkan bantuan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina 

“Semoga bantuan ini bisa mendukung pengelolaan sampah di Indramayu,” ucap Nina dalam keterangannya yang diterima Republika.co.id.

Sementara itu, Vice President CSR & SMEPP Management PT Pertamina (Persero) Fajriyah Usman pada kesempatan tersebut menyampaikan, pengelolaan sampah untuk kesejahteraan masyarakat merupakan salah satu perhatian utama Pertamina dalam pendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Fajriyah Usman menerangkan, salah satu langkah nyata yang dilakukan yaitu  menjalankan program Wiralodra (Wilayah Masyarakat Pengelola Daur Ulang Sampah) yang dilakukan PT Kilang Pertamina Internasional Unit VI Balongan di wilayah Indramayu.

Melalui program Wiralodra ini, sambung Fajriyah, program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan atau CSR Pertamina RU VI Balongan telah mampu memberi manfaat kepada 60 kepala keluarga, untuk menghasilkan produk yang bernilai ekonomis dari pengelolaan sampah, di antaranya yaitu budidaya maggot, kerajinan handycraft, dan ecobrick.

Fajriyah Usman menambahkan, secara nasional Pertamina bersama masyarakat telah menjalankan puluhan program pengelolaan sampah organik maupun non organik untuk dijadikan program yang memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat.  Melalui program “Sampah Kita”, Pertamina berhasil melakukan pemanfaatan lebih dari 850 ribu ton sampah per tahun dan telah membawa dampak positif lebih dari 48 ribu orang penerima manfaat sampai dengan tahun 2022. 

"Selain itu, membantu mengurangi emisi karbon sebesar lebih dari 100 ribu ton CO2 equivalent pertahun yang sekaligus sebagai wujud implementasi aspek Environmental, Social and Governance (ESG) yang dilakukan Pertamina," ujarnya.

Menutup kegiatan, Vice President CSR & SMEPP Management PT Pertamina (Persero) Fajriyah Usman, bersama General Manager PT Kilang Pertamina Internasional Unit VI Balongan secara simbolis menyerahkan bantuan untuk mitra binaan Pertamina Group, di antaranya bantuan berupa alat panggang maggot untuk Program Wiralodra, bantuan motor sampah penunjang Program Bank Sampah Berseri, dan bantuan alat press sampah plastik untuk Masyarakat Bersih Sejahtera (MBS).

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement