Senin 20 Feb 2023 20:58 WIB

Pemkab Garut Tetapkan KLB Difteri di Desa Sukahurip

Di Sukahurip disebut ada kasus positif, serta orang meninggal diduga akibat difteri.

Rep: Bayu Adji P/ Red: Irfan Fitrat
Wakil Bupati Garut Helmi Budiman memberikan keterangan terkait kasus difteri di Desa Sukahurip, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut, Senin (20/2/2023).
Foto:

Menurut Leli, gejala umum kasus difteri ini berupa demam, susah menelan, pseudomembran, atau bagian leher seperti bengkak. Gejalanya disebut ada yang ringan, sedang, hingga berat.

Dengan penetapan status KLB,  Helmi mengimbau warga di Desa Sukahurip segera melapor kepada petugas apabila merasakan gejala seperti terserang difteri. Puskesmas di wilayah itu disebut telah membuka posko pelayanan khusus difteri. “Petugas akan rutin melakukan pemeriksaan swab kepada masyarakat di Desa Sukahurip yang ada gejala,” kata dia.

Helmi mengatakan, pasien yang sudah didiagnosis akan diisolasi di rumah sakit. Sementara kontak erat akan diberikan pengobatan profilaksis agar tidak terkena difteri. “Saya juga anjurkan minimalisasi mobilitas. Lalu di desa itu kami anjurkan untuk pakai masker,” ujar dia.

Selain itu, Helmi mengatakan, Dinkes Kabupaten Garut akan melakukan imunisasi massal di Desa Sukahurip. Upaya itu sebagai upaya pencegahan potensi penyebaran difteri.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement