Selasa 21 Feb 2023 18:34 WIB

Soal Konversi KRD ke KRL, Wali Kota Bandung Soroti Pelintasan

Ada KRL, Wali Kota Bandung mengusulkan pelintasan tak sebidang.

Rep: Dea Alvi Soraya/ Red: Irfan Fitrat
Wali Kota Bandung Yana Mulyana.
Foto: Republika/Dea Alvi Soraya
Wali Kota Bandung Yana Mulyana.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG — Jalur kereta rel diesel (KRD) Padalarang-Bandung-Cicalengka rencananya dikonversi menjadi jalur kereta rel listrik (KRL). Merespons rencana tersebut, Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengusulkan pelintasan tak sebidang.

Yana mengkhawatirkan potensi kemacetan apabila pelintasan KRL nantinya sebidang dengan jalan raya. Pasalnya, diperkirakan frekuensi lalu lintas kereta diperkirakan meningkat dengan hadirnya KRL.

“Mudah-mudahan di beberapa pelintasan juga dibangun lagi pelintasan tidak sebidang, entah itu underpass atau flyover. Karena, kalau enggak, itu jadi titik macet karena pasti frekuensi KRL akan tinggi,” kata Yana di Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (21/2/2023).

Konversi KRD menjadi KRL diwacanakan Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkeretaapian Kementerian Perhubungan. Rencana elektrifikasi jalur KRD Padalarang-Bandung-Cicalengka itu rencananya dimulai pada 2024.

Rencana tersebut disampaikan dalam pertemuan dengan jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung di Balai Kota Bandung, Senin (20/2/2023). 

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung Dadang Darmawan mengatakan, proyek elektrifikasi jalur KRD Padalarang-Bandung-Cicalengka itu masuk dalam rencana pembangunan feeder kereta cepat Jakarta-Bandung (KCJB). 

Berdasarkan informasi dari pihak Ditjen Perkeretaapian, Dadang mengatakan, nantinya KRD secara bertahap dikonversi menjadi kereta rel listrik (KRL). Dimulai untuk rute Padalarang-Bandung. Kemudian rute Bandung-Cicalengka.

“Kereta tidak bertambah, tapi kapasitas satu rangkaian akan lebih banyak karena mereka juga menghitung saat KCJB beroperasi nanti akan ada penambahan penumpang yang masuk Bandung atau sampai Cicalengka,” kata Dadang.

Dadang mengaku belum mengetahui detail rencana elektrifikasi jalur KRD Padalarang-Bandung-Cicalengka itu. “Jadi, baru sampai rencananya elektrifikasi secara bertahap dari KRD menjadi KRL, itu saja,” kata Dadang. 

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement