Selasa 14 Mar 2023 13:34 WIB

Ridwan Kamil Sebut Belum Tentu Duet dengan Uu Ruzhanul Ulum Lagi

Untuk penentauan wakil gubernur, itu tergantung dari koalisnya.

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Agus Yulianto
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil
Foto: Edi Yusuf/Republika
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gubernur Jabar Ridwan Kamil menegaskan, saat ini, dirinya fokus menjadi Gubernur Jabar yang karena sudah ada di depan mata. Hanya saja, apakah akan berduet lagi dengan Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum, Emil mengatakan. belum tentu.

"Saya fokus pada yang pasti, di depan mata yaitu Gubernur Jawa Barat. Kalaupun saya berkeinginan di periode kedua. Kalau di DKI surveinya bagus, tapi keputusan dari partai," ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil, Selasa (14/3/2023).

Saat ditanya apakah akan berduet lagi dengan Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum, Emil mengatakan belum tentu. "Koalisinya belum tentu, namanya wakil itu tergantung koalisi," katanya.

Terkait urusan Pemilihan Presiden (Pilpres), Emil mengatakan, pihaknya mendukung Airlangga. Karena, setelah masuk partai Golkar, ia menghargai partainya.

"Saya sudah bilang, saya masuk Golkar menghargai keputusan Partai Golkar. Dimana urusan Pilpres adalah mendukung Pak Airlangga tekun sebagai capres," katanya.

Jadi, kata Emil, saat ini dirinya akan fokus membereskan periode satu. Sambil, mencari peluang periode dua.

"Jadi, poinnya saya fokus bekerja membereskan periode satu. Dan kalau ditanya pilihan-pilihan politik yang paling realistis dan paling besar peluangnya, tentulah hak saya untuk mengikuti periode kedua gubernur," paparnya. 

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil, resmi merapat ke Partai Golkar, Rabu petang (19/1). Pria yang akrab disapa Kang Emil ini, dinyatakan sebagai Anggota Golkar ditandai dengan pemasangan jas Golkar berwarna kuning oleh Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto.

Kang Emil pun, menjelaskan alasannya memilih bergabung ke partai berlambang pohon beringin ini di media sosial (Medsos) Pribadinya.

"Akhirnya saat yang menentukan ini tidak terkait keputusan saya bergabung dengan partai-partai politik berjuang bagi pembangunan bangsa untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat dengan berlabuh ke Partai Golkar," tulis Kang Emil di instagram @ridwankamil.

Kang Emil menjelaskan, keputusannya ini diambil tidak secara tiba-tiba. Melainkan melalui pertimbangan panjang dari mulai istikharah, meminta masukan dari ibunya hingga mendengarkan nasehat ulama.

"Keputusan ini melalui pertimbangan panjang, baik dengan melakukan istikharah, masukkan dari ibu yang juga guru bagi saya istri dan keluarga, ulama, kerabat kolega. Serta para sahabat. Keputusan ini pun saya ambil demi peningkatan kinerja bukan ambisi politik semata," paparnya.

Sebelumnya, Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily mengatakan, bahwa Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil telah menyatakan komitmennya untuk partai. Termasuk patuh terhadap segala keputusan partai berlambang pohon beringin itu.

Salah satu keputusan Partai Golkar berdasarkan hasil Musyawarah Nasional (Munas) pada 2019 adalah mendorong Airlangga Hartarto sebagai calon presiden (capres). Ridwan Kamil yang kini berposisi sebagai Wakil Ketua Umum Partai Golkar dipastikannya juga ikut menyosialisasikan Airlangga. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement