Ahad 07 May 2023 14:20 WIB

Disparbud Pangandaran akan Evaluasi Aktivitas Wisata Momen Libur Lebaran

Ada sejumlah hal yang menjadi catatan Disparbud Pangandaran untuk bahan evaluasi.

Rep: Bayu Adji P/ Red: Irfan Fitrat
Suasana di kawasan Pantai Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Senin (24/4/2023).
Foto: Dok. Republika
Suasana di kawasan Pantai Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Senin (24/4/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, PANGANDARAN — Ratusan ribu orang berwisata di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, saat momen libur Lebaran 2023. Ada sejumlah hal yang menjadi catatan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pangandaran selama momen libur Lebaran ini.

Sejumlah catatan itu akan menjadi bahan evaluasi. “Kami akan tetap evaluasi beberapa hal,” kata Kepala Disparbud Kabupaten Pangandaran Tonton Guntari kepada Republika.

Misalnya terkait perparkiran dan rekayasa lalu lintas di kawasan Pantai Pangandaran. Menurut Tonton, upaya antisipasi sudah dilakukan agar kedua hal tersebut tidak menjadi persoalan selama masa libur Lebaran. Namun, kata dia, ada yang mesti dievaluasi.

Tonton mencontohkan, terkait rekayasa lalu lintas, kendaraan pengunjung diarahkan ke Pantai Timur dan Pantai Barat Pangandaran, tidak ke Kampung Turis. Hal ini dinilai berdampak terhadap tingkat kunjungan ke Kampung Turis, yang disebut relatif sepi. “Karenanya harus dilakukan penyempurnaan,” kata dia.

 

Selain itu, soal rambu-rambu peringatan di kawasan pantai juga menjadi perhatian. Selama ini, kata Tonton, pemasangan rambu-rambu di kawasan pantai dilakukan secara terpisah. “Ke depan bisa dilakukan bersama-sama,” ujar dia.

Tonton juga menyoroti aktivitas perahu wisata di kawasan Pantai Pangandaran. Saat momen libur Lebaran lalu, dilaporkan ada dua perahu wisata yang mengalami kecelakaan laut. Dikabarkan ada satu korban meninggal dunia. “Pengurus akan kita kumpulkan untuk bahas ini. Kalau dari sisi keselamatan, harus diatur semua,” katanya.

Persoalan sampah di kawasan pantai pun disorot. Saat momen libur Lebaran lalu, masih ditemukan sampah berserakan. Menurut Tonton, ke depan upaya edukasi wisatawan soal sampah ini perlu terus digencarkan. Selain itu, kata dia, fasilitas tempat sampah atau kantong sampah mesti diperbanyak saat momen liburan. “Itu juga akan jadi bahan evaluasi,” kata Tonton.

Kunjungan wisatawan

Berdasarkan data Disparbud, hingga Jumat (5/5/2023), selama periode H-1 hingga H+10 Lebaran, terdata total 657.857 wisatawan yang berkunjung ke lima objek wisata di wilayah Kabupaten Pangandaran. Mencakup objek wisata Pantai Pangandaran, Pantai Batukaras, Pantai Karapyak, Pantai Batu Hiu, dan Green Canyon.

Jumlah wisatawan tersebut dilaporkan menurun dibandingkan periode yang sama pada momen libur Lebaran 2022, di mana terdata total 735.775 orang.

Pada libur Lebaran 2023, kunjungan wisatawan tertinggi terdata pada H+2 Lebaran atau Senin (24/4/2023). Dalam satu hari itu, ada 113.869 wisatawan di lima objek wisata yang dikelola Pemerintah Kabupaten Pangandaran.

Pantai Pangandaran masih menjadi destinasi wisata favorit wisatawan. Sejak H-1 hingga H+10 Lebaran, Pantai Pangandaran total dikunjungi 483.757 wisatawan. 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement