Rabu 10 May 2023 00:02 WIB

Longsor Terjang Selatan Sukabumi, Jalan dan Jembatan Rusak

Masyarakat diminta waspada karena jalan tersebut tidak bisa dilintasi kendaraan.

Rep: Riga Nurul Iman / Red: Agus Yulianto
Rumah warga terdampak longsor. (Ilustrasi)
Foto: BPBD Kota Bogor
Rumah warga terdampak longsor. (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Bencana longsor dan pergerakan tanah melanda selatan Kabupaten Sukabumi, Senin (9/5/2023) lalu. Dampaknya jalan lingkungan dan jembatan mengalami kerusakan.

Data dari Pusdalops PB Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menyebutkan, bencana longsor misalnya terjadi di beberapa desa di Kecamatan Curugkembar, Sukabumi pada Senin sekitar pukul 14.30 WIB.

''Akibat hujan deras berdampak pada jalan kabupaten ruas jalan Cimanggu Cicukang Kampung Sukamaju RT 01 RW 04 Desa Sindangraja Kecamatan Curugkembar,'' ujar Petugas Pusdalops PB BPBD Kabupaten Sukabumi, Sandra Fitria, Selasa (9/5/2023). 

Selain itu, jembatan terbawa longsor di Kampung Cikaret Desa Bojong Tugu, Curugkembar. Berikutnya, jalan kabupaten tertimbun lumpur di Kampung Cimanggu, Desa Curugkembar, Kecamatan Curugkembar. Longsor juga menimbun satu unit motor merek Revo di Kampung Sukamaju Desa Sindangraja dan sudah terevakuasi.

 

''Pemilik motor alhamdulillah selamat, sedangkan kendaraan mengalami kerusakan karena tertimbun tongsor,'' kata dia. 

Saat ini, apabila ada yang melintas jalan tersebut dikhawatirkan longsor turun lagi karena masih rawan. Pemerintah desa, lanjut Sandra, berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengecek ke lokasi kejadian. 

Selain itu, memberi imbauan kepada masyarakat untuk tetap waspada karena jalan tersebut tidak bisa di lewati kendaraan yang akan melintas dari Desa Cicukang ke arah Curugkembar atau ke arah Sagaranten maupun warga Desa Sindangraja tidak bisa dilewati.

''Sehingga, dibutuhkan alat berat untuk membuang tanah longsor yang menimbun jalan tersebut. Harapannya akses jalan bisa terbuka kembali," kata dia.

Di tempat terpisah terjadi tanah anjlok atau pergeseran tanah akibat hujan deras di Kampung Saronge RT 07 RW 03 Desa Cibitung, Kecamatan Sagaranten Kabupaten Sukabumi Senin sekitar pukul 17.45 WIB. Dampaknya dua unit rumah mengalami kerusakan.

Di antaranya dinding dan pondasi rumah rusak. Rumah tersebut ditempati dua kepala keluarga (KK) yang terdiri atas delapan jiwa.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement