Jumat 19 May 2023 16:26 WIB

DPDR Jabar: Abaikan Surat Titip Menitip PPDB 2023

PPDB 2023 diharap lebih baik dan tidak ada lagi dinamika lapangan, soal pungutan liar

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Agus Yulianto
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meresmikan Kick off Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2023 di Jawa Barat untuk jenjang SMA, SMK dan SLB, di SMK Negeri 4 Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (16/5/2023).
Foto: Dok Biro Adpim Jabar
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meresmikan Kick off Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2023 di Jawa Barat untuk jenjang SMA, SMK dan SLB, di SMK Negeri 4 Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (16/5/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Komisi V DPRD Jabar ingin pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA/SMK dan SLB pada 2023 berjalan jujur. Oleh karena itu, Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar, Abdul Hadi Wijaya, kalau ada surat yang berasal dari Komisi V DPRD Jabar yang menyatakan menitipkan anak di sekolah se Jabar, abaikan saja.

"Kami komisi 5 tidak melakukan penitipan apa pun di semua sekolah di Jawa Barat.  Apalagi yang pakai surat, itu tidak ada. Jadi kalau ada yang seperti itu abaikan saja yang mengaku dari komisi 5 ini abaikan saja. Ini pesan kami ke sekolah," ujad Abdul Hadi kepada Republika, Jumat (19/5/2023).

Abdul Hadi menegaskan, pihaknya ingin PPDB di Jabar berjalan jujur. Serta, tidak ada SDM pendidikan yang mempermalukan pendidikan Jabar, di even PPDB 2023 dan selanjutnya.

"Mohon doa dan dukungan semua pihak. Semoga berjalan lancar dan yang berhak yang benar layak untuk masuk yang masuk itu adalah memang yang berhak," katanya.

Abdul Hadi mencontohkan, salah satu sekolah yang peminatnya cukup tinggi adalah Negeri SMA 1 Lembang saat PPDB 2023 ini menjadi salah satu sekolah favorit. Sehingga, banyak masyarakat yang berminat tapi alokasi terbatasm

"Akibatnya kalau lewat jalur reguler tidak diterima kadang kerumitan untuk PPDB-nya misalnya ada jalur-jalur offline. Ini akan menyusahkan," katanya.

Menurutnya, Gubernur Jabar Ridwan Kamil juga sudah berpesan saat launching PPDN di SMK Padalarang, masyarakat harus berhati-hati jangan sampai membuka peluang bagi yang memalukan.

"Saya berharap jangan ada pelanggaran-pelanggaran. Saya menghimbau semua sesuai aturan di semua sekolah di Jabar saya menggaris bawahi bahwa harus normatif semuanya," tegasnya.

Sebelumnya, Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun 2023 di Jawa Barat untuk jenjang SMA, SMK dan SLB Tahap I, dibuka pada tanggal 6-10 Juni 2023 dan dilanjutkan Tahap II pada 26-30 Juni. 

"Kick off" PPDB 2023 Jabar diresmikan langsung oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil di SMK Negeri 4 Padalarang,Kabupaten Bandung Barat, Selasa (16/5/2023). 

Ridwan Kamil mengatakan, PPDB 2023 merupakan penyempurnaan dari PPDB 2022. Masyarakat, kini lebih mudah untuk mendaftar melalui fitur baru yang ditingkatkan. PPBD 2023 dapat diakses melalui website Dinas Pendidikan Jabar dan aplikasi Sapawarga, yang merupakan kolaborasi Dinas Pendidikan Jabar dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jabar. 

"Saya launching PPDB Tahun 2023, tahap 1 dimulai tanggal 6 Juni, semua sudah disempurnakan melalui dua pintu, website dan aplikasi Sapawarga," ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil.

Secara keseluruhan kekurangan pada PPDB 2022 diperbaiki di tahun ini. Emil berharap, PPDB 2023 lebih baik dan tidak ada lagi dinamika lapangan, salah satunya pungutan liar. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement