Selasa 25 Jul 2023 05:36 WIB

Nasdem Semprot Kriteria '0' Anies untuk Sosok Cawapresnya

Anies memang sudah mengantongi nama cawapresnya, sebaiknya langsung diumumkan.

Rep: Nawir Arsyad Akbar/ Red: Agus Yulianto
Wakil Ketua Umum Partai Nasdem sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Apel Siaga Perubahan, Ahmad Ali.
Foto: Republika/Nawir Arsyad Akbar
Wakil Ketua Umum Partai Nasdem sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Apel Siaga Perubahan, Ahmad Ali.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali mengkritik, bakal calon presiden (capres) Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan yang mengungkap adanya kriteria '0' untuk sosok calon wakil presiden (cawapres). Kriteria tersebut adalah berani dan tak bermasalah.

Namun menurut Ali, tiba-tibanya muncul kriteria baru tersebut hanya membingungkan dan dapat kembali menimbulkan polemik. Padahal, jika Anies memang sudah mengantongi nama cawapresnya, sebaiknya langsung diumumkan saja.

"Saya merasa aneh aja ya kan, jadi pertama kali tiga kriteria, tambah dua kriteria, empat bulan lagi berapa kriteria gitu kan. Kalau itu daripada nanti jadi bahan dengeran orang, ya umumkan saya kalau kau sudah memilih orang gitu loh," ujar Ali kepada wartawan, dikutip Senin (24/7/2023).

Anies yang tiba-tiba mengumumkan kriteria tambahan tersebut, hanya akan jadi ajang saling mencocokkan terhadap sosok tertentu. Padahal, nama tersebut diklaim sudah dikantongi oleh mantan gubernur DKI Jakarta itu.

 

Apalagi ada kriteria tak bermasalah hukum, yang dapat menimbulkan berbagai persepsi. Tentu publik akan bertanya, mengapa Anies tiba-tiba menyodorkan kriteria tersebut di tengah isu akan adanya penjegalan terhadapnya.

"Daripada dia mencocok-cocokkan orang yang dia mau, kan susah nanti kita. Minim hukum, ya orang akan balik, 'Lah emang kamu sedang bermasalah hukum orangnya? Iya kan," ujar Ali.

"Kalau kemudian orang dicari-cari masalahnya kan, semua ada. Makanya tadi saya bilang, kriteria itu harusnya dirumuskan sejak awal, bukan ditambah-tambah tiap saat. Jadi, kesannya cocok-cocokkan untuk orang tertentu atau mencoba menghalang-halangi orang yang lain," sambungnya.

Di samping itu, dia menegaskan, bahwa Partai Nasdem, Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah merumuskan lima kriteria untuk cawapres Anies. Lima kriteria tersebut termaktub dalam piagam deklarasi Koalisi Perubahan untuk Persatuan.

"Pada intinya, Anies tidak perlu membuat kriteria, karena yang membuat kriteria itu harusnya parpol, karena mandat itu kan diberikan kepada Anies untuk mencari wakil. Kok sekarang dia membuat kriteria, kan lucu," ujar anggota Komisi III DPR itu.

Perwakilan Anies, Sudirman Said membenarkan adanya kriteria '0', yakni berani dan tak bermasalah bagi cawapres Koalisi Perubahan untuk Persatuan. Sebab jika terpilih untuk periode 2024-2029, Anies tak ingin adanya permasalahan hukum dari pendampingnya.

"Sudah lama Pak Anies berpandangan demikian, karena kita ingin memulai ikhtiar perbaikan. Maka, akan bagus kalau kepemimpinan nasional merupakan dwi tunggal yang bebas dari risiko-risiko hukum," ujar Sudirman lewat pesan singkat, Jumat (21/7/2023).

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement