Senin 18 Sep 2023 18:59 WIB

Kebakaran di Eks TPA Cicabe Bandung, Diduga Ada yang Bakar Sampah

Penyebab pasti kebakaran di area eks TPA Cicabe masih diselidiki.

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Irfan Fitrat
Kebakaran terjadi di area eks tempat pembuangan akhir (TPA) Cicabe, Kelurahan Jatihandap, Kecamatan Mandalajati, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (18/9/2023).
Foto: Dok Republika
Kebakaran terjadi di area eks tempat pembuangan akhir (TPA) Cicabe, Kelurahan Jatihandap, Kecamatan Mandalajati, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (18/9/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG — Kebakaran yang terjadi di area eks tempat pembuangan akhir (TPA) sampah Cicabe, Kelurahan Jatihandap, Kecamatan Mandalajati, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (18/9/2023), bisa dipadamkan. Ada dugaan api berasal dari aktivitas pembakaran sampah.

Peristiwa kebakaran itu dilaporkan terjadi sekitar pukul 11.33 WIB. Kepala Seksi Penyelamatan Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung John Erwin mengatakan, kebakaran terjadi pada tumpukan sampah.

Baca Juga

“Objek terbakar tumpukan sampah. Petugas penjaga bilang ada tiga orang berlari ke arah utara setelah diduga melakukan pembakaran sampah,” kata Erwin, Senin (18/9/2023).

Erwin mengatakan, penyebab pasti kebakaran di area eks TPA Cicabe itu masih diselidiki. Menurut dia, warga setempat sempat berupaya memadamkan api, namun tak kunjung padam. Kejadian kebakaran itu kemudian dilaporkan ke Diskar PB Kota Bandung.

 

Setelah menerima laporan, menurut Erwin, petugas Diskar PB langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemadaman. Ia mengatakan, dua unit kendaraan pemadam kebakaran dikerahkan. “Penanganan dimulai pada pukul 11.45 WIB, selesai pukul 13.00 WIB,” katanya.

Erwin mengatakan, area yang terdampak kebakaran diperkirakan kurang lebih 4.000 meter persegi, dari total luas sekitar 40 ribu meter persegi. Dilaporkan tidak ada korban jiwa akibat kejadian kebakaran di area eks TPA Cicabe itu. 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement