Senin 06 Nov 2023 18:17 WIB

Kabupaten Tasikmalaya Mulai Diguyur Hujan, Terjadi Longsor dan Pohon Tumbang 

BPBD Kabupaten Tasikmalaya mengimbau warga mewaspadai bencana hidrometeorologi. 

Rep: Bayu Adji P/ Red: Irfan Fitrat
(ILUSTRASI) Longsor.
Foto: Dok. Tagana Kabupaten Tasikmalay
(ILUSTRASI) Longsor.

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA — Hujan dengan intensitas tinggi dilaporkan mengguyur wilayah Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, beberapa hari terakhir. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya mengimbau warga waspada akan potensi bencana seiring dengan turunnya hujan ini.

BPBD Kabupaten Tasikmalaya sudah menerima laporan kejadian bencana hidrometeorologi. “Ada tiga laporan yang masuk ke BPBD dalam beberapa hari terakhir,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Sapa’at, saat dihubungi Republika, Senin (6/11/2023).

Baca Juga

Salah satunya terjadi pada Sabtu (4/11/2023) di wilayah Desa Tanjungkarang, Kecamatan Cigalontang. Hujan dengan intensitas tinggi dilaporkan menyebabkan pohon tumbang. Pohon tumbang menimpa empat rumah, yang mengakibatkan kerusakan.

Pada Senin pagi ini, Sapa’at mengatakan, BPBD menerima dua laporan kejadian longsor. Di antaranya dilaporkan di wilayah Kecamatan Sariwangi, di mana longsoran menutup saluran irigasi. “Longsor juga terjadi di Kecamatan Karangnunggal, di area permakaman,” kata dia.

Sapa’at mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan akan potensi bencana hidrometeorologi, terlebih saat turun hujan dengan intensitas tinggi. Warga diminta mewaspadai berbagai potensi bencana, seperti longsor ataupun banjir.

“Kami imbau masyarakat harus tetap waspada, terutama yang tinggal di dekat lereng. Parit diperbaiki, lalu retakan tanah ditutup, agar aliran air lancar,” kata Sapa’at.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement