Jumat 10 Nov 2023 07:44 WIB

Polres Bogor akan Pasang Kamera Penghitung Kendaraan di Puncak Saat Libur Panjang

Kamera akan membantu petugas di lapangan terkait volume kendaraan di Jalur Puncak.

Rep: Shabrina Zakaria/ Red: Agus Yulianto
Kendaraan melintas di bawah kamera Closed Circuit Television (CCTV).
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Kendaraan melintas di bawah kamera Closed Circuit Television (CCTV).

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Satlantas Polres Bogor tengah melakukan persiapan jelang libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) pada akhir tahun ini. Polisi berencana memasang kamera penghitung kendaraan di jalur Puncak.

Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Rizky Guntama, mengatakan kamera itu bisa menghitung kendaraan yang masuk ataupun keluar dari Jalur Puncak. “Kalau ini benar-benar terjadi adalah camera counting yaitu kameranya ini bisa menghitung jumlah kendaraan yang masuk ataupun keluar dari Jalur Puncak,” kata Rizky kepada wartawan, Kamis (9/11/2023).

Baca Juga

Dia menjelaskan, kamera penghitung kendaraan itu dapat membantu petugas di lapangan terkait volume kendaraan di Jalur Puncak. Sehingga, apabila ada kenaikan volume kendaraan melebihi kapasitas, dapat segera dilakukan antisipasi.

Kendati demikian, Rizky mengaku, belum mengetahui apakah kamera penghitung kendaraan itu akan ditempatkan di tol atau di pos polisi di Simpang Gadog. Di mana Simpang Gadog, Ciawi merupakan titik awal dimulainya jalur Puncak dari arah Jakarta.

“Tapi sudah ada wacana kesana (pemasangan kamera), mudah-mudahan kalau misalkan ada itu mempermudah kita untuk menghitung bagaimana cara bertindak kalo di Puncak itu macet. Mungkin nanti juga akan ada penutupan jalur ketika Puncak sudah tidak menampung lagi,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Rizky, rekayasa lalu lintas pada Natal dan Tahun Baru nanti pada dasarnya masih sama dengan tahun sebelumnya seperti ganjil-genap, maupun pengalihan arus. Namun, untuk kepastiannya masih dalam pembahasan lebih lanjut baik dari tingkat Polres, Polda hingga Mabes Polri.

“Jadi masih juga diracik lagi oleh pimpinan-pimpinan kita, bagaimana treatment yang baik, sementara yang kami berikan masih sesuai dengan pelaksanaan tahun lalu, sementara ini masih kita masukan seperti itu, karena dinilai tahun kemaren sudah efektif,” katanya.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement