Jumat 24 Nov 2023 07:34 WIB

Tak Pulang-Pulang, Pria di Bogor Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Kebun

Korban mengalami luka di bagian leher dan luka di jempol tangan akibat kekerasan.

Rep: Shabrina Zakaria/ Red: Agus Yulianto
TKW meninggal (ilustrasi)
Foto: yustisi.com
TKW meninggal (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Seorang pria lanjut usia berinisial IG (81 tahun) warga Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, ditemukan tewas bersimbah darah di dalam area perkebunan. Lansia ini diduga menjadi korban penganiayaan dengan senjata tajam.

Kapolsek Ciampea Kompol Suminto mengatakan, jasad IG ditemukan pada Rabu (22/11/2023). Sebelum ditemukan tewas, anak korban telah mencari korban yang tak kunjung pulang dari kebun menjelang malam hari.

“Awalnya anaknya mencari keberadaan kodban ke saung namun tidak ditemukan,” kata Suminto dalam keterangannya, Kamis (23/11/2023).

Karena tak menemukan ayahnya di kebun, lanjut Suminto, sang anak mencari korban ke dalam kebun. Di kebun tersebut, sang anak menemukan ayahnya sudah dalam kondisi meninggal dunia bersimbah darah. 

 

Kemudian, jasad korban langsung dibawa keluarga ke rumah duka. “Saat ditemukan korban dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi telentang dan bersimbah darah,” jelas Suminto.

Udai mendapat mendapat laporan tersebut, kata Suminto, polisi langsung mendatangi lokasi kejadian. Dari hasil pemeriksaan sementara, terdapat beberapa luka yang diduga bekas senjata tajam pada jasad korban.

“Korban mengalami luka di bagian leher dan luka di jempol tangan diduga akibat kekerasan benda tajam,” ujarnya.

Selanjutnya, Suminto mengatakan, jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta untuk dilakukan visum. Saat ini, jasad korban sudah dalam perjalanan dari rumah sakit menuju rumah untuk dimakamkan oleh keluarga.

“Sudah jalan ke rumah duka akan dikuburkan. Kasusnya masih lidik,” ucapnya. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement