Ahad 26 Nov 2023 18:41 WIB

Hujan Deras Sebabkan Pohon Tumbang dan Longsor di Dua Titik Sukabumi

Bencana akibat hujan deras ini sempat menyebabkan ruas Parungkuda-Pakuwon, tertutup.

Rep: Riga Nurul Iman / Red: Agus Yulianto
Pohon tumbang dan longsor di Kabupaten Sukabumi.
Foto: Republika/ Shabrina Zakaria
Pohon tumbang dan longsor di Kabupaten Sukabumi.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Bencana pohon tumbang dan longsor melanda dua titik berbeda di Kabupaten Sukabumi, Sabtu (25/11/2023) malam. Dampaknya, akses jalan di kawasan tersebur sempat terhambat akibat kejadian tersebut.

Informasi yang diperoleh dari Pusdalops PB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menyebutkan, peristiwa pohon tumbang terjadi di Kampung Pakuwon RT 07 RW 01, Desa Cibodas, Kecamatan Bojonggenteng, Sukabumi, pada Sabtu sekitar pukul 19.00 WIB.

''Pohon tumbang jenis pohon Angsana diameter 50 centimeter dan panjangnya 15 meter,'' ujar Petugas Pusdalops PB, BPBD Kabupaten Sukabumi, Sandra Fitria, Ahad (26/11/2023). Bencana akibat hujan deras ini sempat menyebabkan ruas Jalan Parungkuda-Pakuwon, Sukabumi tertutup.

Pascakejadian kata Sandra, petugas penanggulangan bencana kecamatan (P2BK) Bojonggenteng dan P2BK Parungkuda berkoordinasi bersama perangkat lainnya. Khususnya guna melakukan pendataan serta memberikan imbauan ke masyarakat untuk tetap waspada.

 

Selain itu kata Sandra, petugas melaksanakan penanganan pohon tumbang. Sehingga pohon yumbang sudah selesai dievakuasi dan Jalan Parungkuda-Pakuwon sudah bisa dilalui kembali.

Pada hari yang sama di tempat terpisah terjadi longsor di Kampung Cijolang Bojong Duren RT 14 RW 06, Desa Cibentang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi. Bencana itu terjadi pada Sabtu malam sekitar pukul 22.30 WIB.

Sandra menerangkan, akibat hujan deras yang cukup lama yang terjadi pada Sabtu mengakibatkan tebing setinggi tiga meter dan panjang dua meter longsor. Akibat longsoran tersebut akar pohon bambu terbawa longsor.

''Sehingga menutupi jalan setapak menuju tempat pemandian warga,'' ungkap Sandra. Dalam kejadian ini tidak ada korban luka maupun jiwa.

P2BK Gunungguruh lanjut Sandra, berkoordinasi bersama perangkat Desa/Kecamatan, tagana, babinsa babinkamtibmas, Pol PP, dan relawan guna assessment ke lokasi kejadian. Selepas kejadian, warga sekitar bergotong royong membersihkan puing puing longsoran yang menutup akses jalan setapak.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement