Senin 04 Dec 2023 15:06 WIB

Sakinah Finance Targetkan 1.000 Kartu Taawun Penyandang Disabilitas di Bogor

Sinergi dan kolaborasi perlu diperkuat agar tercipta kesetaraan bagi disabilitas.

Simbolis penyerahan kartu taawun disabilitas kepada 174 penyandang disabilitas di Kabupaten Bogor.
Foto: dok. Republika
Simbolis penyerahan kartu taawun disabilitas kepada 174 penyandang disabilitas di Kabupaten Bogor.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Yayasan Sakinah Finance menargetkan menjangkau 1.000 kartu taawun bagi penyandang disabilitas di Kabupaten Bogor. Dengan program kartu taawun disabilitas ini, diharapkan bisa menjadi solusi bagi mereka yang mempunyai anggota keluarga penyandang disabilitas maupun bagi penyandang disabilitas itu sendiri.

Demikian disampaikan Founder Yayasan Sakinah Finance, Murniati Mukhlisin, saat melakukan secara simbolis penyerahan kartu taawun disabilitas kepada 174 penyandang disabilitas di Kabupaten Bogor. "Saat ini, Sakinah Finance sudah memberikan literasi kepada penyandang disabilitas sebanyak 4.000 orang, diharapkannya melalui acara Hari Disabilitas Internasional ini bisa berkontribusi," ujar dia dalam keterangannya yang diterima Republika.co.id, Senin (4/12/2023).

Murniati menyebut, permasalahan yang sering dialami oleh penyandang disabilitas, yaitu banyak dari penyandang disabilitas yang dikeluarkan oleh anggota keluarga mereka. Hal ini karena mereka tidak bisa mengurus anggota keluarganya yang merupakan penyandang disabilitas. 

"Dengan program kartu taawun disabilitas ini, diharapkan bisa menjadi solusi bagi mereka yang mempunyai anggota keluarga penyandang disabilitas maupun bagi penyandang disabilitas itu sendiri," katanya.

 

Sementara itu, dalam menyukseskan Hari Disabilitas Internasional yang diadakan pada Senin (4/12/2023), Pemda Kabupaten Bogor merangkul Sakinah Finane. Acara ini secara resmi dibuka oleh Plt Kepala Dinsos Kab Bogor, Welly. 

Acara ini juga dihadiri oleh DPD & DPC PPDI Kabupaten Bogor, Ervandi & Adit Fahrozi; Sustainable Development Senior Manager Danone Indonesia, Abdul Sam, dan Founder Yayasan Sakinah Finance, Murniati Mukhlisin.

Perwakilan PPDI Kabupaten Bogor Ervandi mengatakan mengenai keluhannya soal aksesibilitas bagi para penyandang disabilitas. Menurut dia, masih harus perlu diimprovisasi terkhusus di Kabupaten Bogor meski sudah ada kemajuan layanan untuk disabilitas. "Perlu diperhatikan lagi menyangkut aksesibilitas ini," ujarnya.

Plt Kepala Dinsos Kabupaten Bogor Welly menyampaikan juga aspirasinya untuk para penyandang disabilitas. Dia mengajak semua elemen yang hadir untuk turut serta memperkuat sinergi dan kolaborasi agar terciptanya kesetaraan bagi penyandang disabilitas.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement