Kamis 21 Dec 2023 17:22 WIB

Puncak Mudik Nataru di Daop 3 Cirebon Diprediksi 23 Desember

Daop 3 Cirebon menyediakan 74.390 tempat duduk selama masa angkutan Nataru.

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Agus Yulianto
PT KAI Daop 3 Cirebon menyiapkan 61.800 tiket untuk masa angkutan Nataru 2024.
Foto: Dok Humas Daop 3 Cirebon
PT KAI Daop 3 Cirebon menyiapkan 61.800 tiket untuk masa angkutan Nataru 2024.

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON -- Puncak kedatangan masyarakat di wilayah Daop 3 Cirebon pada masa libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru) diperkirakan akan terjadi pada 23 Desember 2023. Tiket kereta api untuk perjalanan Nataru pun hingga kini masih banyak tersedia.

‘’Sedangkan untuk puncak masyarakat yang akan menggunakan jasa kereta api diperkirakan akan terjadi pada 31 Desember 2023,’’ ujar Vice President Daop 3 Cirebon, Dicky Eka Priandana, Kamis (21/12/2023).

PT KAI Daop 3 Cirebon telah menetapkan masa angkutan libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru) selama 18 hari, mulai 21 Desember 2023 sampai 7 Januari 2024.

KAI berharap, masyarakat dapat segera memesan tiket dari jauh-jauh hari, dan saat ini tiket KA masa Libur Natal dan Tahun Baru 2023 masih cukup banyak tersedia. Pada masa Nataru ini, KAI menjual tiket mulai H-45 Keberangkatan.

Selama masa Angkutan Nataru di wilayah Daop 3 Cirebon, akan ada perjalanan 164 KA, dengan rincian KA reguler sebanyak 112 KA, KA tambahan Nataru sebanyak 14 KA, dan KA barang sebanyak 38 KA.

Daop 3 Cirebon menyediakan 74.390 tempat duduk selama masa angkutan Nataru keberangkatan dari Stasiun wilayah Daop 3 Cirebon dengan tujuan Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jember.

Untuk tujuan Jakarta dengan kereta api Argo Cheribon, terdapat 29.930 tempat duduk, tujuan Jawa Timur dan Jember dengan KA Ranggajati terdapat 8.820 tempat duduk. Sedangkan tujuan Jawa Tengah dengan KA Kaligung sebanyak 35.640 tempat duduk.

Guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jasa kereta api, KAI Daop 3 Cirebon pun menyiapkan personel keamanan yang terdiri dari personel Polsuska 83 orang, personel security 129 orang, dan bantuan eksternal dari TNI-Polri 34 orang.

Personel keamanan tersebut akan melakukan pengamanan di atas KA, lingkungan stasiun, maupun secara mobile melakukan patroli di jalur KA dan obyek-obyek penting lainnya, seperti Dipo lokomotif dan kereta.

‘’Semoga dengan persiapan yang matang dari seluruh aspek, Angkutan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 dengan kereta api dapat berjalan aman, sehat, selamat, lancar, terkendali, serta dilindungi dan diridhoi Allah SWT,’’ tutur Dicky. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement