Kamis 12 Feb 2026 10:58 WIB

Daop 3 Bersiap Hadapi Angkutan Lebaran, Puncak Arus Mudik Diperkirakan 18 Maret

Daop 3 Cirebon mulai melakukan persiapan dalam menghadapi Angkutan Lebaran 2026.

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Mas Alamil Huda
Puncak mudik libur Nataru, ribuan penumpang tiba di stasiun  Daop 3 Cirebon.
Foto: Dok Humas Daop 3 Cirebon
Puncak mudik libur Nataru, ribuan penumpang tiba di stasiun Daop 3 Cirebon.

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON – PT KAI Daop 3 Cirebon mulai melakukan persiapan dalam menghadapi Angkutan Lebaran 2026. Salah satunya dengan turut serta dalam kegiatan inspeksi lapangan menggunakan Kereta Api Inspeksi (KAIS) di jalur utara Pulau Jawa.

Bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA), Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), serta Balai Teknik Perkeretaapian (BTP), inspeksi KAIS dilakukan melalui lintas Gambir–Cikampek–Cirebon–Tegal–Semarang Tawang. Pada lintas wilayah Daop 3 Cirebon, kegiatan difokuskan pada pengecekan kondisi prasarana, kesiapan operasi, serta pembinaan langsung kepada jajaran pegawai Daop 3 Cirebon.

Baca Juga

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan, keterlibatan Daop 3 dalam KAIS merupakan langkah strategis untuk memastikan kesiapan seluruh aspek operasional di wilayah Cirebon selama Angkutan Lebaran. “Melalui KAIS, kami memastikan kesiapan lintas, sarana, serta sumber daya manusia di wilayah Daop 3 Cirebon berada dalam kondisi optimal,” ujar Muhibbuddin, Rabu (11/2/2026).

Ia menyatakan, hasil inspeksi KAIS akan menjadi dasar penguatan kesiapan Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung pada 11 Maret–1 April 2026. Sedangkan periode Posko Angkutan pada 14–29 Maret 2026. “Puncak arus mudik diproyeksikan terjadi pada 18 Maret 2026, sementara puncak arus balik diperkirakan pada 24 Maret 2026,” katanya.

Muhibbuddin menambahkan, Daop 3 Cirebon juga melakukan pemetaan titik-titik rawan gangguan. Selain itu, menyiagakan personel pengamanan internal yang bersinergi dengan TNI/Polri, dilengkapi dengan patroli jalur dan pemantauan melalui CCTV di stasiun maupun sepanjang lintas.

“Kami berkomitmen menjaga keselamatan, keandalan perjalanan, serta kenyamanan pelanggan sebagai prioritas utama selama Angkutan Lebaran 2026,” tukas Muhibbuddin.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement