Senin 19 Feb 2024 18:23 WIB

KPU Jabar: 17 Orang Meninggal Mulai dari 11 KPPS, 1 PPS Hingga 5 Petugas Ketertiban TPS

Petugas ketertiban TPS yang meninggal dunia sebanyak lima orang.

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Arie Lukihardianti
Anggota KPPS tertidur saat melakukan penghitungan surat suara yang berlangsung hingga malam hari
Foto: Republika/Thoudy Badai
Anggota KPPS tertidur saat melakukan penghitungan surat suara yang berlangsung hingga malam hari

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG--- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat mengungkapkan sebanyak 17 orang meninggal selama masa pencoblosan pemilu tanggal 14 Februari hingga penghitungan suara berlangsung. Mereka terdiri dari petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), petugas ketertiban tempat pemungutan suara (TPS) dan panitia pemungutan suara (PPS).

Data yang diterima dari KPU Jabar, petugas KPPS yang meninggal dunia berjumlah 11 orang. Petugas ketertiban TPS yang meninggal dunia sebanyak lima orang dan petugas PPS satu orang. Mereka berasal dari 10 kabupaten/kota di Jawa Barat. Petugas KPPS asal Kabupaten Kuningan yang meninggal pada tanggal 16 Februari satu orang Yayan Risdianto.

Baca Juga

Petugas KPPS asal Kabupaten Tasikmalaya yang meninggal tanggal 15 Februari satu orang Aman Rahmansyah. Petugas ketertiban TPS asal Kabupaten Pangandaran yang meninggal pada tanggal 17 Februari satu orang, yaitu Wagiman.

Petugas KPPS dan petugas ketertiban TPS asal Kabupaten Garut yang meninggal pada tanggal 17 Februari dan 18 Februari berjumlah empat orang yaitu Eti Rohaeti, Hasan, Suparman dan Deden Hamdan. Petugas KPPS asal Kabupaten Cirebon yang meninggal pada tanggal 14 dan 16 Februari dua orang yaitu Ihya Ulumuddin dan Subuki.

 

Petugas KPPS asal Kota Bandung yang meninggal pada tanggal 16 Februari berjumlah satu orang yaitu Jajang Safaat. Petugas KPPS dan petugas ketertiban TPS asal Kabupaten Bogor yang meninggal pada tanggal 15 dan 17 Februari dua orang yaitu Shinta Maharani dan Nanang Suhendar.

Petugas PPS dan KPPS asal Kabupaten Subang yang meninggal pada tanggal 15 dan 17 Februari dua orang yaitu Dede Safaat dan Rohim. Petugas KPPS asal Kabupaten Bandung yang meninggal pada 18 Februari dua orang, yaitu Undang dan Edwin Hadyana dan petugas ketertiban TPS asal Kabupaten Indramayu yang meninggal pada tanggal 16 Februari satu orang yaitu Tarijal.

Sebelumnya, terdapat 1.335 KPPS yang mendapatkan perawatan karena mengalami kelelahan. Termasuk dari anggota PPK 51 orang, PPS 336 orang dan Linmas 243 orang.

"Kami ikut berbelangsungkawa atas kepergian almarhum, terima kasih atas dedikasi dan pengabdian kepada negara. Secara kelembagaan KPU akan memberikan perhatian kepada keluarga korban," ujar Komisioner KPU Jabar Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat Hedi Ardhia belum lama ini.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement