Selasa 27 Feb 2024 22:04 WIB

Pemkab Majalengka Gelar Job Fair 2024

Para pencari kerja pun terlihat memenuhi Taman Bagja Raharja Majalengka.

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Muhammad Hafil
ilustrasi:pencari kerja -
Foto: Republika/Edi Yusuf
ilustrasi:pencari kerja -

REPUBLIKA.CO.ID,MAJALENGKA – Pelaksanaan Job Fair 2024 yang digelar Pemkab Majalengka melalui Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi, dan UKM (DK2UKM), diserbu para pencari kerja, Selasa (27/2/2024). Tersedia ribuan lowongan pekerjaan dari sejumlah perusahaan.

Para pencari kerja pun terlihat memenuhi Taman Bagja Raharja Majalengka, yang menjadi lokasi job fair tersebut. Mereka terlihat membawa berbagai dokumen untuk keperluan melamar pekerjaan yang mereka kehendaki.

Baca Juga

Penjabat Bupati Majalengka, Dedi Supandi, menjelaskan, dalam pelaksanaan Job Fair 2024, pihaknya bekerja sama dengan 22 perusahaan yang tersebar di wilayah Kabupaten Majalengka.

Puluhan perusahaan tersebut, membuka 4.063 posisi lowongan pekerjaan. Dengan banyaknya lowongan yang disediakan, diharapkan bisa terisi seluruhnya oleh para pencari kerja.

 

‘’Job fair hanya dibuka selama satu hari ini. Silakan manfaatkan sebaik mungkin untuk mencari pekerjaan,’’ ujar Dedi, saat ditemui usai membuka Job Fair 2024.

Dedi menerangkan, DK2UKM Kabupaten Majalengka membuka pendaftaran secara daring melalui aplikasi Sidirut Gaya Artis. Aplikasi itu baru diluncurkan belum lama ini.

Dedi menyebutkan, jumlah pencari kerja yang mendaftar melalui aplikasi Sidirut Gaya Artis sudah mencapai sekitar 2 ribu orang. Jika melihat lowongan yang disediakan dalam job fair, maka seharusnya mereka dapat terserap seluruhnya.

Meski tidak menutup kemungkinan, ada juga pencari kerja yang datang langsung dan tidak mendaftar melalui aplikasi tersebut.

Dedi mengakui, lowongan kerja yang disediakan dalam job fair itu memang diperbolehkan juga untuk warga dari daerah lain di luar Majalengka.

‘’Saya tadi bertemu dengan beberapa orang pencari kerja asal Indramayu. Mereka datang jauh untuk melamar kerja di job fair ini, dan memang diperbolehkan,’’ ujar Dedi. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement