Sabtu 16 Mar 2024 08:58 WIB

Bantu Mustahik, Baznas Kuningan Gelar Z-Ifthar Ramadhan

Gerai Z-Ifthar itu dilaksanakan dalam bentuk pembiayaan sarana pemasaran ke mustahik

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Arie Lukihardianti
Program Baznas (Ilustrasi)
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Program Baznas (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, KUNINGAN----Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kuningan menyelenggarakan Gerai Mikro Z-Ifthar Ramadhan 1445 Hijriah. Kegiatan itu dilaksanakan sebagai pelaksanaan program tahunan dalam menyambut bulan Ramadhan.

Kegiatan yang diadakan di pelataran Masjid Agung Karomat, Desa Lengkong, Kecamatan Garawangi itu dibuka secara resmi oleh Penjabat Bupati Kuningan, Raden Iip Hidajat, Jumat (15/03/2024) sore. Gerai Mikro Z-Ifthar merupakan program untuk memberi bantuan kepada para mustahik (golongan penerima zakat), yang diberi modal untuk membuka usaha dalam menjajakan dagangannya pada waktu berbuka puasa. Program itu akan berjalan selama 20 hari atau hingga H-5 Idul Fitri 1445 Hijriyah.

Baca Juga

Ketua Baznas Kuningan, Yayan Sofyan menjelaskan, Gerai Z-Ifthar merupakan program yang diinisiasi oleh Baznas Microfinance Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya untuk pengembangan usaha mustahik dalam menangkap peluang ekonomi Ramadhan.

Gerai Z-Ifthar itu dilaksanakan dalam bentuk pembiayaan sarana pemasaran kepada suatu komunitas mustahik di suatu lokasi, sehingga mereka dapat terbantu dalam menjalankan usahanya selama Ramadhan. ‘’Kita harapkan melalui program ini para mustahik nantinya dapat menjadi muzaki, yaitu orang-orang yang membayar zakat,’’ kata Yayan.

Yayan mengatakan, kegiatan itupun dilaksanakan di pelataran masjid karena masjid juga sebagai pusat pengembangan ekonomi. ‘’Sebagaimana di zaman Rasul, bahwa masjid menjadi tempat berpusatnya ekonomi berbasis syariah,’’ kata Yayan.

Sementara itu, Pj Bupati Kuningan, Iip Hidajat mengapresiasi program yang digulirkan oleh Baznas tersebut. Dia berharap para pedagang dapat meraih manfaat dengan menjual beragam jenis penganan khas Ramadhan. ‘’Alhamdulilah dilaksanakan bukan di pusat kota, dengan harapan agar simpul-simpul ekonomi dapat menyebar ke berbagai pelosok,’’ kata Iip.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement