Ahad 31 Mar 2024 22:55 WIB

Pencarian Korban Longsor Bandung Barat Mulai Dihentikan

Pencarian korban longsor dihentikan pada hari ketujuh pencarian.

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Nora Azizah
Petugas membawa jenazah korban longsor yang berhasil ditemukan di lokasi longsor (ilustrasi).
Foto: Edi Yusuf/Republika
Petugas membawa jenazah korban longsor yang berhasil ditemukan di lokasi longsor (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Tim SAR gabungan menghentikan pencarian terhadap korban longsor yang masih tertimbun di Kampung Gintung, Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, Ahad (31/3/2024) usai sepekan pencarian. Mereka tetap melakukan pemantauan di lokasi bencana.

Kepala Basarnas Bandung Hery Marantika mengatakan operasi SAR pencarian korban yang masih tertimbun longsor dihentikan. Namun, petugas tetap berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk pemantauan.

Baca Juga

Ia menuturkan penghentian operasi juga melihat kondisi petugas di lapangan yang sudah bekerja tujuh hari. Apabila ditemukan tanda-tanda korban maka operasi dapat dilakukan kembali. "Jika sewaktu-waktu ada tanda, operasi bisa dibuka kembali," ucap dia, Ahad (31/3/2024).

Ia menuturkan dari total 10 korban yang tertimbun longsor sebanyak 7 orang berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sedangkan tiga orang lainnya masih tertimbun dan dalam pencarian sepekan terakhir.

Hery menambahkan pihaknya juga menerjunkan satu tim untuk mencari korban longsor di Desa Sukaresmi. BPBD Bandung Barat melaporkan 30 rumah terdampak longsor masih dalam tahap asesmen. Total sebanyak 527 jiwa yang harus mengungsi di SDN Cibenda dan GOR Cibenda.

Longsor terjadi pada Ahad (24/3/2024) malam lalu. Longsor diduga terjadi akibat hujan turun yang deras.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement