Sabtu 05 Apr 2025 01:08 WIB

Dedi Mulyadi Murka Pemotongan Uang Kompensasi Bagi Sopir di Bogor,

Uang untuk sopir dipotong Rp 200 ribu.

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Karta Raharja Ucu
Pemaparan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi saat Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jabar di Gedung DPRD Jabar, Jalan Dipenogoro, Kota Bandung, Jumat (21/3/2025).
Foto: Edi Yusuf
Pemaparan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi saat Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jabar di Gedung DPRD Jabar, Jalan Dipenogoro, Kota Bandung, Jumat (21/3/2025).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi geram mengetahui adanya dugaan pemotongan uang kompensasi sebesar Rp 200 ribu dari total Rp 1,5 juta yang diberikan kepada sopir angkot di Bogor agar tidak beroperasi saat arus mudik dan balik Lebaran 1446 Hijriah. Ia pun meminta agar jajaran Pemprov Jabar menyelidiki hal tersebut dan meminta agar tidak terulang.

Dugaan pemotongan uang kompensasi yang diberikan kepada sopir angkot di Bogor terungkap saat Dedi Mulyadi berdialog dengan sopir melalui komunikasi telepon. Para sopir mengeluhkan uang kompensasi Rp 1 juta yang dibagi ke dalam dua amplop masing-masing Rp 500 ribu dipotong Rp 200 ribu.

Para sopir angkot tidak mengetahui alasan pemotongan uang tersebut yang dilakukan oleh Kelompok Kerja Sub Unit (KKSU). Namun, uang tersebut diketahui diduga untuk KKSU, Dishub dan Organda.

"Gak tahu Pak. Kita mah diminta Rp 200 ribu. Saya saja komunitas ada 20 (orang), Rp 4 juta. Kata KKSU buat dishub buat organda, KKSU," ucap salah seorang sopir kepada Dedi Mulyadi seperti dikutip dari rekaman video di laman Instagram Dedi Mulyadi, Jumat (4/4/2025).

Dedi menilai pemotongan uang tersebut sebagai bentuk aksi premanisme yang dilakukan oleh oknum-oknum berseragam. Ia pun akan mendorong agar masalah tersebut diproses secara hukum.

Ia pun menegaskan pemberian uang kompensasi terdiri dari Rp 1 juta untuk sopir dan Rp 500 ribu dalam bentuk sembako. Dedi mengaku tidak pernah memerintahkan agar uang kompensasi diberikan kepada pemilik mobil.

Tidak lama berselang, usai video percakapan Dedi Mulyadi dengan sopir angkot di Bogor viral, sopir yang mengeluhkan pemotongan uang kompensasi mengatakan uang kompensasi yang dipotong telah dikembalikan kepada sopir. Total nilainya mencapai Rp 11 juta.

"Dari mulai kemarin diinterogasi oleh Pak Dedi udah clear tidak ada pungutan apapun, dikembalikan sama sopir yang merasa dipungut jumlahnya Rp 11 juta," kata dia dikutip dari laman Instagram Dedi Mulyadi.

Smentara itu, di hadapan jajaran Dishub Provinsi Jabar, Sekda Jabar dan pimpinan di Pemprov Jabar, Dedi Mulyadi meminta agar masalah tersebut tetap diselidiki meski uang hasil pemotongan telah dikembalikan. Hal itu dilakukan agar tidak terjadi berulang.

"Selidiki aja agar tidak menjadi kebiasaan," kata dia tegas kepada jajarannya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement