REPUBLIKA.CO.ID, KUNINGAN--Masyarakat diminta waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar. Pasalnya, nomor WhatsApp bupati dan ajudannya dilaporkan telah diretas oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Dalam modus yang digunakan, pelaku mengirim pesan kepada sejumlah kontak dengan dalih permohonan bantuan dana/pinjaman dan meminta untuk ditransfer. “Nomor WhatsApp Bapak Bupati telah diretas. Kami imbau masyarakat agar tidak menanggapi pesan apa pun dari nomor tersebut,” ujar Kepala Diskominfo Kabupaten Kuningan, Ucu Suryana, akhir pekan lalu.
Bupati Kuningan melalui kepala Diskominfo Kuningan pun mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap segala bentuk penipuan digital. Serta, segera melakukan konfirmasi jika menerima pesan mencurigakan serupa.
Pemerintah Kabupaten Kuningan pun telah melaporkan kejadian itu ke pihak berwajib dan proses investigasi sedang berjalan. Komunikasi resmi Pemerintah Kabupaten hanya akan dilakukan melalui kanal resmi seperti website, media sosial terverifikasi, atau surat edaran resmi.
Sementara itu, sejumlah warga yang menerima pesan mencurigakan pun mulai melaporkan kejadian tersebut ke pihak Pemda. “Kami hampir saja percaya karena bahasa pesannya seolah-olah benar dari Pak Bupati. Tapi setelah kami cek ke Pemda, ternyata itu penipuan,” kata seorang warga, Bubud.