REPUBLIKA.CO.ID, CIMAHI -- Lahan eks TPA Leuwigajah di Kota Cimahi, Jawa Barat (Jabar) bakal disulap rimba kota untuk menambah ruang terbuka hijau (RTH) yang masih minim. Rencana hutan di tengah Kota Cimahi itu, sudah dituangkan dalam rencana tata ruang wilayah (RTRW).
Sebagai permulaan, Pemkot Cimahi sudah mengamankan aset seluas 11 hektare di kawasan eks TPA Leuwigajah. Lahan itu terbengkalai sejak longsor maut yang menelan lebih dari 100 orang. Sisanya diketahui lahan milik Pemprov Jabar, Kota Bandung dan Kabupaten Bandung.
"Kita sudah ada pemasangan patok dan batas di eks TPA Leuwigajah kita ada 11 hektare sisanya provinsi Kota Bandung," ujar Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Cimahi, Harjono saat dikonfirmasi, Rabu (17/12/2025).
Rencana selanjutnya, kata dia, pihaknya akan mengurus dokumen legalnya seperti sertifikat untuk mencegah adanya penyerobotan lahan. Setelah legal formalnya rampung, Pemkot Cimahi menargetkan kawasan rimba kota di lahan bekas TPA Leuwigajah itu bisa diwujudkan secepatnya.
"Jadi sebelum Februari kita beresin legal formalnya, kita daftarkan sertifikatnya. Jadi kita pengamanan aset, sebelum diserobot kita amankan dulu. Ini kan sudah ditetapkan sebagai rimba kota," kata Harjono.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi Chanifah Listyarini mengatakan, pemanfaatan lahan eks TPA Leuwigajah sebagai rimba kota itu sudah tertuang dalam RTRW Kota Cimahi. Dengan penegasan itu, maka lahan milik Pemkot Cimahi dipastikan tidak akan digunakan lagi untuk pembuangan sampah.
"Mau jadi hutan bambu, kita sedang menyiapkan block plan. Kita buat rimba kota yang berarti penghijauan. Kita sudah udah ada 1.000 lebih bambu yang ditanam," katanya.
Chanifah mengatakan, pemanfaatan lahan eks TPA Leuwigajah sebagai area rimba kota itu akan menambah RTH di Kota Cimahi yang masih terbilang minim. Selain tentunya, menjadi kawasan resapan air karena akan dilengkapi dengan tanaman keras seperti bambu.
Rimba kota juga akan mendukung keberadaan wisata budaya di Kampung Adat Cireundeu, Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan yang bersebelahan dengan eks TPA Leuwigajah. Pihaknya juga berharap keberadaan rimba kota nantinya akan memancing fauna untuk berdatangan.
"Kita tentunya ingin mempertahankan dan menambah kawasan resapan air, dan ini salah satu upayanya. Kawasan resapan air juga kan bisa mencegah terjadinya bencana seperti banjir. Kita juga ingin nantinya rimba kota muncul populasi fauna," papar Chanifah.