Rabu 04 Feb 2026 20:21 WIB

Pemkab Bandung Barat Siapkan Transisi Menuju Pemulihan Bencana Longsor di Pasirlangu

Jeje menginginkan lokasinya masih berada di Desa Pasirlangu.

Rep: Ferry Bangkit Rizki/ Red: Karta Raharja Ucu
Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail secara simbolis menyerahkan peti jenazah untuk korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, KBB kepada tim DVI Polda Jabar., Kamis (29/1/2026).
Foto: Ferry Bangkit Rizki/Republika
Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail secara simbolis menyerahkan peti jenazah untuk korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, KBB kepada tim DVI Polda Jabar., Kamis (29/1/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Masa tanggap darurat bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat segera berakhir pada Jumat (6/2/2026). Pemkab Bandung Barat sedang mempersiapkan transisi menuju pemulihan bencana yang menelan puluhan korban jiwa dan rumah itu.

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail mengatakan pihaknya sudah mulai merumuskan relokasi rumah warga yang terdampak longsor itu. Sejumlah lahan yang akan dijadikan titik pemukiman baru untuk korban sudah dilakukan identifikasi awal.

Baca Juga

"Dari Pemkab Bandung Barat kita fokus untuk relokasi ke depannya. Kita masih cari bebera alternatif," kata Jeje di Desa Pasirlangu, Rabu (4/2/2026).

Untuk penentunan lahan itu, Pemkab Bandung Barat menggandeng Badan Geologi yang bertugas untuk melakukan kajian. Hasil kajian nantinya akan menjadi penentu keamanan dan kelayakan lokasi yang akan dibangun rumah untuk korban longsor. Jeje menginginkan lokasinya masih berada di Desa Pasirlangu.

"Kita juga menggandeng Badan Geologi karena tidak bisa sembarangan merelokasi. Takutnya masih rawan bencana. Kalau warga pengennya di Pasirlangu karena mata pencaharian di sini tapi kita harus cek dengan Geologi apakah aman atau tidak," ujar Jeje.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement