Selasa 03 Mar 2026 04:57 WIB

Periksa Takjil di Sejumlah Daerah, BPOM Bandung Ungkap Hasilnya

Pengujian dilakukan untuk memastikan takjil bebas bahan berbahaya seperti boraks.

Rep: Ferry Bangkit Rizki/ Red: Karta Raharja Ucu
BPOM Bandung melakukan sidak penjual takjil di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Senin (2/3/2026). Takjil langsung dilakukan pengujian di tempat.
Foto: Ferry Bangkit/ Republika
BPOM Bandung melakukan sidak penjual takjil di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Senin (2/3/2026). Takjil langsung dilakukan pengujian di tempat.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Bandung melakukan pengujian langsung takjil atau makanan dan minuman khas di bulan suci Ramadhan disepanjang Jalan Raya Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat pada Senin (2/3/2026). Ada 14 sampel sampel jajanan takjil di antaranya cilor atau aci telor, saus, minuman es buah, bakso goreng, tahu, cakwe, pacar cina, dan jajanan lainnya yang dilakukan pengujian BPOM langsung.

Pengujian dilakukan untuk memastikan takjil bebas dari bahan berbahaya seperti Dormalin, Boraks, Rhodamin B, dan Methanil Yellow. "Hari ini kita melakukan pengujian sebanyak 14 sampel makanan takjil. Ada saus, bakso, tahu, dan lain-lain. Hasilnya semuanya bagus, tidak mengandung bahan berbahaya," kata Kepala BBPOM Bandung, I Made Bagus Gerametta. 

Baca Juga

Tak cuma di Lembang saja, pihaknya juga melakukan pengujian terhadap 14 sampel jajanan takjil di wilayah Kota Bandung, lalu Kabupaten Bandung, Bekasi, Kabupaten Karawang, Kota Cimahi, dan Kabupaten Cirebon. "Kita juga melakukan pengambilan sampel di Kota Bandung sebanyak 14 sampel hari ini, jadi totalnya 28 sampel. Dan semuanya memenuhi syarat, tidak mengandung bahan berbahaya," katanya. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement