REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Para pemudik yang mengalami kendala seperti terjebak macet atau mogok saat perjalanan arus mudik dan balik Lebaran tahun 2026 dapat meminta tolong langsung kepada kepolisian. Pemudik dapat menggunakan layanan hotline mudik Polda Jawa Barat di nomor 110.
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan mengatakan para pemudik dapat memanfaatkan layanan hotline mudik Polda Jawa Barat dengan nomor telepon 110. Ia menyebut para pemudik dapat menanyakan seputar mudik, dan penitipan kendaraan di markas kepolisian.
Ia mengatakan para pemudik yang terjebak kemacetan di sejumlah ruas tol pun bakal dibantu oleh tim urai Motor Senyum. Kapolda Jawa Barat mengaku telah berkoordinasi dengan TNI. Mereka pun akan membagikan takjil kepada pemudik yang tidak masuk rest area saat terjadi kemacetan.
"Masyarakat bisa berdialog untuk menanyakan terkait hal-hal mudik, kemudian ada juga fitur mempermudah perjalanan masyarakat," ucap dia, Kamis (12/3/2026).
Ia melanjutkan telah bekerja sama dengan Kementerian Agama untuk memanfaatkan sejumlah masjid sebagai tempat ramah untuk pemudik. Sejumlah fasilitas seperti takjil untuk berbuka akan disiapkan.
Pihaknya juga mendirikan pos pelayanan dan pengamanan. Beberapa diantaranya bakal dipersiapkan makanan untuk berbuka bagi para pemudik.
Pos-pos pelayanan yang dibuat berbentuk tematik dan menarik. Sehingga masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas tersebut seperti swafoto.
Rudi menambahkan Polda Jawa Barat akan berupaya maksimal agar arus mudik tahun 2026 dapat berjalan dengan lancar dan aman bagi masyarakat. Pihaknya melaksanakan rangkaian pengamanan sejak Jumat 13 Maret 2026, pukul 00.00 WIB.
"Insya Allah Polda Jabar all out mulai Jumat 00.00, kita mengatasi persoalan mudik supaya masyarakat tenang. Termasuk di tempat wisata, tidak ada pungli, tidak ada parkir melonjak, ini coba kita maksimalkan," kata dia.