REPUBLIKA.CO.ID, MAJALENGKA -- Para pemudik yang akan melintasi wilayah Kabupaten Majalengka diminta agar lebih berhati-hati. Hal itu menyusul kondisi cuaca yang masih berpotensi ekstrem hingga bulan April mendatang.
Bupati Majalengka, Eman Suherman, mengatakan, terdapat beberapa jalur yang perlu diwaspadai karena rawan terjadi bencana longsor, terutama saat curah hujan tinggi. Di antaranya jalur provinsi Kuningan–Cikijing tepatnya di kawasan Sindangpanji, serta jalur Maja–Talaga di wilayah Cikebo.
Eman meminta para pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan ketika melintasi jalur-jalur tersebut, terutama saat hujan turun dengan intensitas tinggi.
“Para pemudik yang melintas di wilayah Majalengka kami imbau untuk selalu berhati-hati dan waspada, karena cuaca masih berpotensi ekstrem hingga April. Beberapa titik rawan longsor juga perlu menjadi perhatian,” ujar Eman, Senin (16/3/2026).
Untuk mengantisipasi kemungkinan bencana di jalur mudik, Pemerintah Kabupaten Majalengka telah menyiagakan berbagai unsur. Selain personel dari BPBD, juga Dinas PUTR, Satpol PP dan Damkar, serta Tagana.
Selain itu, alat berat juga telah disiagakan di sejumlah titik strategis. Hal itu guna mempercepat proses penanganan apabila terjadi longsor atau gangguan pada akses jalan.
Dengan kesiapsiagaan tersebut, Pemkab Majalengka berharap arus mudik yang melintasi wilayahnya tetap berjalan aman dan lancar. Masyarakat juga diimbau untuk selalu memantau kondisi cuaca serta mengikuti arahan petugas di lapangan.