Jumat 27 Mar 2026 10:49 WIB

Arus Balik Padat, Contra Flow dan Buka Tutup Rest Area Diberlakukan di Tol Cipali

Contra flow diberlakukan di KM 169 – KM 162 arah Jakarta.

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Karta Raharja Ucu
Antrean kendaraan pemudik melintas saat rekayasa lalu lintas satu arah atau one way nasional di Tol Cipali KM 110, Subang, Jawa Barat, Rabu (18/3/2026). Rekayasa lalu lintas satu arah nasional dari KM 70 ruas Tol Jakarta-Cikampek hingga KM 421 ruas Tol Semarang-Solo resmi diterapkan pada pukul 13.30 WIB untuk mengurai kepadatan lalu lintas pada arus mudik Lebaran 2026.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Antrean kendaraan pemudik melintas saat rekayasa lalu lintas satu arah atau one way nasional di Tol Cipali KM 110, Subang, Jawa Barat, Rabu (18/3/2026). Rekayasa lalu lintas satu arah nasional dari KM 70 ruas Tol Jakarta-Cikampek hingga KM 421 ruas Tol Semarang-Solo resmi diterapkan pada pukul 13.30 WIB untuk mengurai kepadatan lalu lintas pada arus mudik Lebaran 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON  -- Kepadatan arus balik kendaraan menuju arah Jakarta terjadi di sejumlah titik di ruas Tol Cipali pada Kamis (26/3/2026) sore. Untuk mengatasi hal itu, Astra Tol Cipali bersama pihak kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas contra flow.

Sustainability Management & Corporate Communications Dept Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo, menjelaskan, contra flow diberlakukan di KM 169 – KM 162 arah Jakarta sejak pukul 17.30 WIB. Hasilnya, hingga pukul 20.00 WIB, titik kepadatan di ruas Tol Cipali di sekitar KM 188, KM 175, dan KM 164 mulai terurai.

Baca Juga

Tak hanya rekayasa lalu lintas contra flow, petugas juga memberlakukan sistem buka tutup di rest area KM 164 dan KM 130 arah Jakarta. Hal itu dilakukan secara situasional guna mencegah antrean kendaraan yang masuk ke area istirahat memasuki jalur utama.

“Kombinasi langkah itu diambil berdasarkan kondisi volume lalu lintas untuk menjaga kelancaran serta kenyamanan pengguna jalan dalam perjalanan kembali ke Jakarta,” kata Ardam.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement