Jumat 04 Sep 2026 00:34 WIB

Bapanas Cek Harga Beras di Pasar Tradisional di Bandung, Ini Hasilnya

Harga beras yang dijual pedagang relatif masih di angka HET.

Rep: M. Fauzi Ridwan/ Red: Karta Raharja Ucu
Pedagang menata beras yang dijual di kiosnya di Pasar Kosambi, Bandung, Jawa Barat.
Foto: REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA
Pedagang menata beras yang dijual di kiosnya di Pasar Kosambi, Bandung, Jawa Barat.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Satgas Pangan Polda Jawa Barat dan Bulog melakukan pengecekan harga beras di Pasar Sederhana dan Pasar Kosambi, Kota Bandung, Kamis (3/9/2026). Hasilnya, harga beras yang dijual pedagang relatif masih di angka harga eceran tertinggi (HET).

Kepala Biro Keuangan, Pengadaan, dan Umum Bapanas Jhon Hendra mengatakan telah memantau harga beras di dua pasar tradisional di Kota Bandung. Harganya relatif masih sesuai dengan HET.

Baca Juga

"Di Pasar Sederhana dan Pasar Kosambi, secara umum harga beras itu masih sesuai dengan HET. Di mana harga beras medium itu di kisaran Rp 13.500 dan premium di Rp 14.900. Beras SPHP juga sesuai dengan ketentuan Rp 12.500," ucap dia, kepada wartawan, Kamis (3/9/2026).

Ia menuturkan secara umum harga beras masih sesuai dengan HET. Selain itu, stok beras sendiri relatif tersedia dan aman untuk kebutuhan beberapa bulan.

"Stok masih tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kota Bandung, khususnya di Pasar Kosambi dan Pasar Sederhana," ungkap dia.

Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi