Sabtu 24 Oct 2026 11:49 WIB

Dedi Mulyadi Minta Bupati Bekasi Kebut Infrastruktur

Gubernur Jabar minta Bupati Bekasi tingkatkan pelayanan publik lewat jalan mulus.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan paparan saat acara Ground Talk dan Bebersih Leuweung di Kilometer 0 Citarum, Situ Cisanti, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (26/9/2026). Republika menggelar sesi diskusi dalam acara Ground Talk ESG Now Movement dengan tema pembahasan menjaga kelestarian alam dala. pembangunan wilayah tanpa merusak. Dalam kegiatan yang sama, Republika juga menggelar kegiatan Bebersih Leuweung sebagai aksi nyata dengan melibatkan warga, mahasiswa dan lembaga lingkungan sebagai wujud komitmen Republika untuk mengedukasi masyarakat terkait kesadaran buang dan pilah sampah dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan paparan saat acara Ground Talk dan Bebersih Leuweung di Kilometer 0 Citarum, Situ Cisanti, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (26/9/2026). Republika menggelar sesi diskusi dalam acara Ground Talk ESG Now Movement dengan tema pembahasan menjaga kelestarian alam dala. pembangunan wilayah tanpa merusak. Dalam kegiatan yang sama, Republika juga menggelar kegiatan Bebersih Leuweung sebagai aksi nyata dengan melibatkan warga, mahasiswa dan lembaga lingkungan sebagai wujud komitmen Republika untuk mengedukasi masyarakat terkait kesadaran buang dan pilah sampah dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan.

BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja segera menggerakkan seluruh organisasi perangkat daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Langkah ini bertujuan mempercepat pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bekasi.

Dedi menegaskan, keberhasilan pemerintah daerah harus tercermin dari pelayanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Pelayanan tersebut meliputi kondisi jalan, kualitas fasilitas pendidikan, hingga layanan kesehatan di puskesmas dan rumah sakit.

Baca Juga

Pesan tersebut disampaikan Dedi saat melantik Asep Surya Atmaja sebagai Bupati Bekasi untuk sisa masa jabatan 2025–2030 di Bale Gede Pakuan, Kota Bandung, Jumat (23/10/2026).

“Untuk itu, saya minta kepada Dr. Asep sebagai bupati, pimpin seluruh organisasi perangkat daerah di Bekasi, tingkatkan layanan masyarakatnya, perbanyak belanja infrastrukturnya,” ujar Dedi.

Menurut Dedi, pembangunan infrastruktur harus menjadi perhatian serius agar masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari anggaran yang dikelola pemerintah daerah. Ia menginginkan jalan-jalan di Kabupaten Bekasi dalam kondisi mulus, fasilitas sekolah semakin baik, serta layanan kesehatan semakin berkualitas.

“Jalannya harus pada mulus, sekolahnya harus pada bagus, puskesmasnya harus menjadi puskesmas yang terbaik, dan rumah sakitnya,” tegas Dedi.

Kandidat kepala daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh perangkat pemerintahan bekerja secara optimal dan tidak sekadar menjalankan rutinitas birokrasi. Setiap perangkat daerah harus bergerak dengan orientasi yang jelas, yakni memperbaiki pelayanan dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

Peningkatan belanja infrastruktur juga perlu diikuti dengan tata kelola anggaran yang transparan dan profesional. Dedi mengingatkan agar pelaksanaan proyek pemerintah dilakukan melalui proses lelang terbuka, tanpa intervensi kepala daerah dalam menentukan pemenang.

“Lakukan seluruh pekerjaan, lelang secara terbuka, yang menangnya adalah profesional. Bupati tidak boleh mendikte siapa yang akan menang,” kata Dedi.

Dedi berharap kepemimpinan Asep mampu mendorong percepatan pembangunan Kabupaten Bekasi sekaligus memastikan anggaran daerah memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

“Saya yakin Dr. Asep tidak pernah berbuat salah, sehingga Dr. Asep tidak akan pernah takut oleh tekanan siapa pun, asalkan menjalankan pemerintahan dengan baik,” tutur Dedi.

Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi