Senin 14 Jun 2021 14:54 WIB

Satu Warga Meninggal Dunia dari Klaster Kelurahan Pejuang

Kelurahan Pejuang masih di lockdown sampai situasi terkendali.

Rep: Uji Sukma Medianti/ Red: Dwi Murdaningsih
Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) berjaga di pintu masuk Perumahan Harapan Baru (THB) RT 02 RW 25 yang ditutup dalam rangka karantina lokal di Kelurahan Pejuang, Medan Satria, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (11/6/2021). Sebanyak 36 orang dari 11 keluarga di perumahan tersebut dinyatakan terpapar COVID-19 setelah menghadiri pernikahan dan dan arisan keluarga di luar Kota Bekasi.
Foto: ANTARA/Suwandy
Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) berjaga di pintu masuk Perumahan Harapan Baru (THB) RT 02 RW 25 yang ditutup dalam rangka karantina lokal di Kelurahan Pejuang, Medan Satria, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (11/6/2021). Sebanyak 36 orang dari 11 keluarga di perumahan tersebut dinyatakan terpapar COVID-19 setelah menghadiri pernikahan dan dan arisan keluarga di luar Kota Bekasi.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Satu orang warga yang terpapar Covid-19 di RT 02 RW 25, Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi meninggal dunia. Sebelumnya, area RT tersebut di-lockdown oleh pihak berwenang lantaran ledakan kasus yang mencapai 47 orang dalam satu RT.

"Ya betul, ada yang meninggal satu. Dia justru mungkin yang tertular malah, mungkin ada penyakit bawaan," kata Camat Medan Satria, Lia Erliani, kepada wartawan, Senin (14/6).

Baca Juga

Dari 125 warga yang dilacak, belum ada penambahan jumlah pasien positif lagi. Namun, ada 30 orang yang hasilnya belum diketahui.

"(Sebanyak) 47 terkonfirmasi positif dan 48 negatif serta yang 30 orang sedang menunggu hasil," kata dia.

 

Lia mengatakan, wilayahnya itu akan terus di-lockdown hingga situasinya terkendali. Sedangkan warga yang melakukan isolasi mandiri di rumah terus dipantau oleh Satgas Covid-19 setempat.

"Kita akan lockdown terus sampai  semuanya mungkin dalam kondisi yang stabil," jelasnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement