Rabu 20 Oct 2021 22:24 WIB

Cakupan Vaksinasi Lansia di Indramayu Baru 17 Persen

Cakupan vaksinasi lansia belum sesuai target guna menurunkan level PPKM di Indramayu.

Vaksinator menyuntikkan vaksin COVID-19  kepada siswa saat vaksinasi massal di SMAN 2 Indramayu, Jawa Barat, Rabu (1/9/2021). Dinas Kesehatan kabupaten Indramayu melakukan percepatan vaksinasi COVID-19 massal bagi pelajar dengan target sekitar enam ribu orang yang bertujuan untuk persiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).
Foto: ANTARA/Dedhez Anggara
Vaksinator menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada siswa saat vaksinasi massal di SMAN 2 Indramayu, Jawa Barat, Rabu (1/9/2021). Dinas Kesehatan kabupaten Indramayu melakukan percepatan vaksinasi COVID-19 massal bagi pelajar dengan target sekitar enam ribu orang yang bertujuan untuk persiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON -- Vaksinasi Covid-19 bagi warga lanjut usia (lansia) di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, baru mencakup 17 persen dari target sebanyak 137.174 jiwa. Cakupan vaksinasi lansia belum sesuai target guna menurunkan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di Indramayu.

"Vaksinasi lansia baru 17 persen dari target yang telah ditentukan," kata Juru Bicara Vaksinasi Tingkat Kabupaten Indramayu Wawan Ridwan di Indramayu, Rabu (20/10).

Baca Juga

Wawan mengatakan, target vaksinasi Covid-19 kepada lansia di Kabupaten Indramayu, mencapai 137.174 jiwa, dan saat ini baru mencakup 23.336 orang atau 17 persen. Menurutnya,

"Kita masih masuk level 3, karena cakupan vaksinasi yang belum sesuai target," tuturnya.

 

Wawan menambahkan,saat ini cakupan vaksinasi Covid-19 baru mencapai 35 persen dari target 1,4 juta jiwa. Dan vaksinasi di Kabupaten Indramayu, diperkirakan tidak akan sesuai target Pemerintah Pusat, mengingat stok vaksin belum mencukupi kebutuhan.

Ia menuturkan, agar bisa mencapai target pada akhir tahun, seharusnya penyuntikan vaksin dalam sehari harus mencapai 12 ribu orang. Dengan jumlah tersebut, maka dipastikan akan memenuhi target yang ditetapkan pemerintah, namun dikarenakan stok vaksin juga belum sepenuhnya banyak tentu belum bisa memenuhinya.

"Kalau ingin mengejar target, kita harus melakukan vaksinasi terhadap 12 ribu orang setiap harinya tanpa ada hari libur," tuturnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement