Senin 06 Feb 2023 08:22 WIB

Warga di Cianjur Diminta Waspada Angin Kencang

BPBD Cianjur melaporkan kejadian pohon tumbang akibat angin kencang.

Rep: Antara/ Red: Irfan Fitrat
(ILUSTRASI) Pohon tumbang.
Foto: Antara
(ILUSTRASI) Pohon tumbang.

REPUBLIKA.CO.ID, CIANJUR — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, meminta warga mewaspadai terjadinya angin kencang. Kejadian angin kencang beberapa hari terakhir dikabarkan mengakibatkan pohon tumbang.

Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kabupaten Cianjur Dindin Amaludin mengatakan, berdasarkan informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), diprakirakan cuaca ekstrem hujan lebat, disertai angin kencang, akan terjadi di sebagian besar wilayah Cianjur hingga pertengahan Februari. “Warga diminta untuk tetap waspada, terutama yang tinggal di wilayah rawan bencana,” kata dia di Cianjur, Ahad (5/2/2023).

Baca Juga

Menurut Dindin, pada Sabtu dan Ahad lalu angin kencang dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah Cianjur. Akibat kejadian angin kencang itu dilaporkan ada pohon yang tumbang. Seperti di ruas Jalan Siliwangi.

“Pohon tumbang akibat angin kencang terjadi Ahad dan Sabtu petang. Akibatnya, jalan protokol Siliwangi, di tengah kota Cianjur, terpaksa ditutup selama proses evakuasi pohon berukuran besar dan berusia tua,” kata Dindin.

Angin kencang juga dilaporkan berdampak terhadap tenda pengungsian warga terdampak gempa. Dikabarkan juga ada rumah warga yang rusak di wilayah Desa Cibeureum, Kecamatan Cugenang.

Menurut warga Cibeureum, Idam (57 tahun), ada warga yang terluka. “Di kampung ini ada dua orang warga yang mengalami luka-luka akibat terkena serpihan kaca rumah yang pecah karena angin. Seorang lainnya luka-luka saat menyelamatkan diri dari rumah dua lantai yang ambruk,” kata Idam.

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement