Rabu 22 Feb 2023 23:50 WIB

Antisipasi Difteri, Wali Kota Bandung Ingatkan Imunisasi

Wali Kota Bandung merespons kasus difteri di Kabupaten Garut.

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Irfan Fitrat
Wali Kota Bandung Yana Mulyana.
Foto: Republika/Dea Alvi Soraya
Wali Kota Bandung Yana Mulyana.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG — Kasus positif difteri ditemukan di wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat, bahkan ditetapkan status kejadian luar biasa (KLB). Merespons kasus difteri di Garut, Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengingatkan soal imunisasi.

Sejauh ini, Yana mengatakan, belum mendapat laporan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) ada kasus difteri di Kota Bandung, Jawa Barat. “Semoga enggak ada,” ujar dia, Rabu (22/2/2023).

Baca Juga

Namun, sebagai upaya pencegahan, Yana mengingatkan soal imunisasi difteri. Orang tua di Kota Bandung diminta melengkapi imunisasi anak.

Yana mengatakan, selama dua tahun kondisi pandemi Covid-19 dilaporkan terjadi penurunan cakupan imunisasi anak. “Yang penting proses imunisasi jangan ada yang terlewat. Mungkin saat pandemi (terlewat), dapat dilanjutkan. Kuncinya imunisasi,” kata Yana.

Ihwal kasus difteri di Kabupaten Garut, berdasarkan data Dinkes setempat per 22 Februari 2023, tercatat total tujuh kasus terkonfirmasi difteri. Sebelumnya kasus difteri dilaporkan di Desa Sukahurip, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut. 

Kini Dinkes Garut melaporkan ada temuan satu kasus serupa di Kecamatan Tarogong Kidul. “Iya (ada di kecamatan lain), meskipun belum ada link epidemiologi (keterkaitan) dengan kasus di Pangatikan. Jadi, masing-masing,” kata Sekretaris Dinkes Kabupaten Garut, Leli Yuliani, saat dikonfirmasi Republika, Rabu (22/2/2023).

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement