Selasa 18 Apr 2023 12:58 WIB

Pemkot Bandung Salurkan 388 Ton Beras ke 38.802 Warga

Penyaluran CPP Beras untuk Kota Bandung akan dipenuhi sebelum Lebaran.

Rep: Dea Alvi Soraya/ Red: Agus Yulianto
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung Elly Wasliah.
Foto: Republika/Dea Alvi Soraya
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung Elly Wasliah.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pemkot Bandung dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) baru saja menyalurkan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) sebanyak 388.020 kg ke 64 kelurahan. Terdata sebanyak 38.802 penerima manfaat yang telah mendapatkan 10 kilogram beras per orang sejak 7-15 April 2023 lalu. 

Laporan Pelaksanaan Penyaluran CPP beras (Cadangan Pangan Pemerintah) dari Bapanas untuk Kota Bandung. Secara keseluruhan, PBP Kota Bandung terdiri dari 106.679 orang. Sedangkan, CPP Kota Bandung sebanyak 1.066.790 kg. Sehingga total penyaluran sampai dengan 15 April 2023 sudah mencapai 36,37 persen.

Kecamatan yang telah menerima penyaluran CPP, yakni Kecamatan Cibeunying Kidul, Buahbatu, Sukajadi, Kiaracondong, Antapani, Rancasari, Batununggal, Cidadap, Gedebage, Coblong, Lengkong, Bojongloa Kidul, Cinambo, Babakan Ciparay, Panyileukan, Regol, Bandung Wetan, Arcamanik, dan Kecamatan Cibiru. Rencana Penyaluran CPP Beras Minggu, 16 April 2023 akan dilakukan di 15 kelurahan dengan jumlah calon PBP sebanyak 11.218 orang. 

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Provinsi Jawa Barat memutuskan, penyaluran CPP Beras untuk Kota Bandung akan dipenuhi sebelum Lebaran. Sebab mempertimbangan Kota Bandung termasuk daerah yang memiliki kemiskinan terbanyak se-Provinsi Jawa Barat.

 

Selain itu, kemampuan kapasitas pendistribusian Gudang Bulog Gedebage sebanyak 120 ton per hari, maka jadwal pendistribusian akan selesai sampai tanggal 19 April 2023 dan penyaluran sampai tanggal 20 April 2023.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Bandung bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga baru saja membagikan 8.000 paket sembako senilai Rp 165.150 berisi bahan pokok seperti beras lima kilogram, dua kilogram gula pasir, dua kilogram tepung terigu, dan minyak goreng ukuran dua liter ke 30 kecamatan di Kota Bandung. 

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung Elly Wasliah menerangkan, paket senilai Rp 165.150 ini mendapatkan subsidi dari Pemprov Jabar sebesar Rp 79.650, sehingga warga hanya perlu membayar senilai Rp 85.500 saja per paket. Penerima manfaat akan mendapatkan kupon yang dibagikan oleh pihak kewilyahan agar penyaluran dapat terjamin tepat sasaran. 

“Mereka harus masuk kategori rumah tangga miskin, sesuai arahan Pemprov Jabar. kami menerima data dari masing-masing kecamatan, karena memang jumlahnya berbeda-beda. Misal Astanaanyar ada 318 penerima, Andir 318 penerima, Bandung Kidul 212 penerima, dan seterusnya,” kata Elly menjelaskan. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement