Selasa 20 Jun 2023 23:45 WIB

Tekan Pengangguran, Disnaker Cirebon Gelar Pelatihan Keterampilan Kerja

Dengan bekal keterampilan, diharapkan warga dapat terserap dunia kerja atau wirausaha

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Irfan Fitrat
Bupati Cirebon Imron Rosyadi meninjau pelatihan keterampilan kerja pada program Peningkatan Kualitas dan Produktivitas Tenaga Kerja Tahun 2023, Selasa (20/6/2023).
Foto: Dok Diskominfo Kabupaten Cirebon
Bupati Cirebon Imron Rosyadi meninjau pelatihan keterampilan kerja pada program Peningkatan Kualitas dan Produktivitas Tenaga Kerja Tahun 2023, Selasa (20/6/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon, Jawa Barat, melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker), menggelar kegiatan pelatihan keterampilan kerja. Dengan bekal keterampilan, diharapkan peserta kegiatan dapat terserap dunia kerja atau menjadi wirausaha, sehingga bisa menekan angka pengangguran.

Bupati Cirebon Imron Rosyadi memonitor langsung kegiatan pelatihan keterampilan kerja pada program Peningkatan Kualitas dan Produktivitas Tenaga Kerja Tahun 2023, Selasa (20/6/2023). Kegiatan itu digelar di Kecamatan Pabuaran dan Waled.

Baca Juga

Menurut Bupati, pemkab terus berupaya mengadakan kegiatan pelatihan keterampilan kerja, khususnya bagi generasi muda, agar memiliki bekal yang dapat memenuhi kebutuhan dunia kerja.

“Tadi saya melihat anak-anak muda belajar menjahit dan memperbaiki handphone. Artinya, ketika ada perusahaan yang membutuhkan, mereka sudah siap karena sudah dibekali keterampilan,” kata Bupati.

 

Kepala Disnaker Kabupaten Cirebon Novi Hendrianto mengatakan, kegiatan pelatihan keterampilan kerja ini dilaksanakan di lingkungan masyarakat, bukan dilakukan di Balai Latihan Kerja (BLK). Ia mengeklaim sebelumnya sudah banyak peserta pelatihan keterampilan ini yang diserap perusahaan.

“Mereka yang sudah mengikuti pelatihan kerja cepat mendapatkan pekerjaan karena mereka sudah memiliki keahlian yang dibutuhkan perusahaan,” kata Novi.

Menurut Novi, selain untuk bekal bekerja di perusahaan, warga yang mengikuti pelatihan kerja ini juga diharapkan bisa membuka usaha sendiri.

“Salah satu tujuan dari pemerintah daerah adalah untuk mengurangi angka pengangguran. Mereka bisa bekerja di perusahaan dan bisa pula wirausaha,” kata dia.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement