Kamis 06 Jul 2023 13:20 WIB

Al-Zaytun Kembali Didemo, Kapolres Imbau Massa Jaga Kondusivitas

Ada dua titik tempat berkumpulnya massa Islamic Center Indramayu dan Haurgeulis.

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Agus Yulianto
Pengamanan ketat dilakukan aparat kepolisian dalam mengamankan aksi unjuk rasa di depan pintu masuk Mahad Al Zaytun, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu.
Foto: Republika/Lilis Sri Handayani
Pengamanan ketat dilakukan aparat kepolisian dalam mengamankan aksi unjuk rasa di depan pintu masuk Mahad Al Zaytun, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu.

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU – Jajaran Polres Indramayu telah menyiapkan pengamanan untuk menghadapi aksi unjuk rasa di Mahad Al-Zaytun, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Kamis (6/7/2023). Massa pun diimbau menjaga kondusivitas dan menggelar aksi secara tertib.

‘’Kami telah menerima surat pemberitahuan terkait aksi penyampaian pendapat di muka umum dari Aliansi Santri dan Rakyat Indonesia untuk Indramayu (ASRI),’’ kata Kapolres Indramayu, AKBP M Fahri Siregar.

Baca Juga

 

photo
Massa dari ASRI berkumpul di Islamic Center Indramayu sebelum melakukan aksi unjuk rasa di Mahad Al-Zaytun, Kecamatan Gnatar, Kabupaten Indramayu, Kamis (6/7/2023). - (Republika/Lilis Sri Handayani)

 

 

Fahri menjelaskan, dari surat pemberitahuan yang diterimanya, jumlah peserta aksi sebanyak 1.000 orang. Dia menyebutkan, ada dua titik tempat berkumpulnya massa, yakni di Islamic Center Indramayu dan Haurgeulis.

Fahri mengatakan, massa aksi yang termonitor berkumpul di Islamic Center Indramayu pada pukul 08.30 WIB ada 150 orang. 

Untuk mengamankan jalannya aksi unjuk rasa tersebut, Fahri menerangkan, Polres Indramayu dibantu oleh jajaran polres penyangga dan Polda Jawa Barat. Pihaknya juga telah menyiapkan rencana pola pengamanan.

‘’Pola pengamanan dan cara bertindak kita sama, dengan beberapa kali aksi yang telah dilaksanakan sebelumnya,’’ jelas Fahri.

Menurut Fahri, ada 600 personelnya yang disiapkan untuk melaksanakan pengamanan aksi unjuk rasa kali ini. Pihaknya juga melakukan pengalihan arus lalu lintas dan penyekatan untuk mengantisipasi adanya massa dari pihak luar, yang tidak tergabung dalam massa aksi hari ini.

Fahri pun sudah mengimbau massa aksi untuk menjaga kondusivitas. Mereka juga diminta melaksanakan aksi dengan aman dan tertib.

Sementara itu, hingga pukul 12.40 WIB, aksi unjuk rasa tersebut belum dimulai. 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement