Jumat 04 Aug 2023 21:06 WIB

Mahasiswa UI Dibunuh Senior, Polisi Ungkap Motifnya

Jasad mahasiswa UI korban pembunuhan ditemukan terbungkus plastik.

Rep: Alkhaledi Kurnialam/ Red: Irfan Fitrat
Mahasiswa Universitas Indonesia (UI), berinisial MNZ (19 tahun), ditemukan meninggal dunia dalam keadaan terbungkus plastik di kamar kosnya, kawasan Kukusan, Beji, Kota Depok, Jumat (4/8/2023).
Foto: Dok Republika
Mahasiswa Universitas Indonesia (UI), berinisial MNZ (19 tahun), ditemukan meninggal dunia dalam keadaan terbungkus plastik di kamar kosnya, kawasan Kukusan, Beji, Kota Depok, Jumat (4/8/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK — Polres Metro Depok sudah menangkap tersangka pembunuhan mahasiswa Universitas Indonesia (UI). Korban berinisial MNZ (19 tahun) sebelumnya ditemukan meninggal dunia dalam keadaan terbungkus plastik di kamar kosnya, Kukusan, Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat, pada Jumat (4/8/2023).

Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Depok AKP Nirwan Pohan mengatakan, tersangka kasus pembunuhan itu berinisial A (23 tahun), yang diketahui mengenal korban dan merupakan senior korban di kampusnya.

Baca Juga

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara ini, polisi mengungkap dugaan motif tersangka melakukan pembunuhan. 

“Pelaku iri dengan kesuksesan korban dan terlilit bayar kosan, serta pinjol (pinjam online). Kemudian mengambil laptop dan HP (ponsel) korban,” kata Nirwan, Jumat (4/8/2023).

Menurut Nirwan, tersangka menusuk korban menggunakan senjata tajam berupa pisau lipat. Kemudian korban dibungkus dengan kantong plastik hitam yang direkatkan dengan lakban.

“Pelaku mengakui melakukan pembunuhan tersebut dan dalam melakukan pembunuhan tersebut pelaku menggunakan pisau lipat. Setelah berhasil, kemudian pelaku mengambil barang milik korban berupa laptop, dompet, serta HP,” kata Nirwan.

Nirwan sebelumnya menjelaskan, korban diduga meninggal pada Rabu (2/8/2023). Adapun jasadnya baru ditemukan pada pukul 10.00 WIB, Jumat ini.

“Mayat itu dalam keadaan terbungkus dalam kantong plastik warna hitam di bawah kolong tempat tidur. Dalam kamar itu berantakan, tapi kelihatan seperti bersih,” kata Nirwan, Jumat (4/8/2023).

Saat ditemukan, Nirwan menjelaskan, pada jasad korban ditemukan sejumlah luka tusukan. “Lukanya di dada sama di tangan, ada lebih dari satu,” katanya.

Setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan beberapa saksi, polisi kemudian mengamankan terduga pelaku pembunuhan.

“Kita lakukan olah TKP mencari keterangan dari saksi-saksi. Kurang dari tiga jam, alhamdulillah, pelaku berhasil kita bekuk,” kata Nirwan.

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement