Kamis 21 Sep 2023 09:12 WIB

Konser Dewa di Tasikmalaya Disebut tak akan Ganggu Aktivitas Penerbangan

Komandan Lanud Wiriadinata memastikan keamanan aktivitas penerbangan.

Rep: Bayu Adji P/ Red: Irfan Fitrat
Komandan Lanud Wiriadinata Tasikmalaya Letkol Pnb Adi Putra Buana saat diwawancara, Rabu (20/9/2023).
Foto: Republika/Bayu Adji P
Komandan Lanud Wiriadinata Tasikmalaya Letkol Pnb Adi Putra Buana saat diwawancara, Rabu (20/9/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA — Konser grup musik Dewa 19 rencananya digelar di area Pangkalan Udara (Lanud) Wiriadinata, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, pada 21 Oktober 2023. Konser musik bertajuk Simple Fest Live Nation 2 ditargetkan dihadiri lebih dari 20 ribu penonton.

Menurut Komandan Lanud Wiriadinata Letkol Pnb Adi Putra Buana, pelaksanaan konser di area lanud tidak akan mengganggu aktivitas penerbangan. “Kami sudah konsepkan sejak awal untuk lokasi konser tidak mengganggu aktivitas penerbangan,” kata dia, Rabu (20/9/2023).

Baca Juga

Rencananya layanan penerbangan komersial akan kembali dibuka di Bandara Wiriadinata awal Oktober mendatang. Layanan penerbangan yang disediakan maskapai Citilink itu untuk rute Tasikmalaya-Jakarta (Bandara Halim Perdanakusuma). Pada tahap awal, layanan penerbangan itu rencananya dibuka setiap Senin dan Sabtu, menggunakan pesawat model ATR 72-600.

Sebelum ada layanan penerbangan komersial itu, Adi mengatakan, selama ini Lanud Wiriadinata telah digunakan untuk aktivitas penerbangan dengan pesawat carter maupun pesawat militer. 

 

Adi menjelaskan, panjang landasan pacu Lanud Wiriadinata sekitar 1.650 meter. Sementara landing roll pesawat jenis ATR itu sekitar 700 meter. Artinya, masih ada sisa sekitar 900 meter runway yang tak digunakan. Ia mengatakan, pihaknya melakukan pengaturan agar pelaksanaan konser musik tidak mengganggu aktivitas penerbangan. “Yang jelas semua sudah diperhitungkan dengan aman,” ujar Adi.

Posisi panggung konser musik itu disebut diatur sedemikian rupa untuk memastikan tidak mengganggu aktivitas penerbangan. “Posisi panggung nanti akan ada di lapangan sebelah barat dari landasan. Jaraknya minimal sepuluh meter dari runway bersih. Lebar runway itu 25 meter, ditambah sepuluh, jadi total 35 meter. Jadi, diharapkan operasional pesawat aman,” kata Adi.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement