Kamis 19 Oct 2023 22:49 WIB

Reses, Wakil Ketua DPRD Jabar Banyak Terima Keluhan Warga Kesulitan Air dan Beras Naik

Wakil Ketua DPRD Jabar gelar reses di Subang, Sumedang dan Majalengka

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari
Foto: Dedi Junaedi/Republika
Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Wakil Ketua DPRD Jabar, Ineu Purwadewi Sundari menggelar reses ke daerah pemilihannya. Yakni, Subang, Sumedang, Majalangka.

Menurut Ineu, saat masyarakat mengeluhkan berbagai permasalahan yang terjadi. Ia pun, menampung dan mendengarkan curhatan masyarakat satu per satu.

"Banyak ya yang dikeluhkan. Tapi, rata-rata mereka mengeluhkan cuaca yang tak menentu El Nino. Yakni, kekeringan, mereka pada minta air," ujar Ineu kepada Republika, Kamis (19/10/2023).

Ineu mengatakan, karena banyak yang membutuhkan air bersih, ia pun langsung memberikan bantuan.

 

"Saya juga membantu air yang dibutuhkan. Mereka ada juga yang minta pompa. Jadi karena kemarau rata-rata masalahnya air karena El Nino cuaca tidak menentu," katanya.

Kemudian, menurut Ineu, selain masalah kesulitan air bersih, masyarakat pun mengeluh mengenai masalah harga beras yang naik. 

"Walaupun saat di Pantura kan Dapil saya di Subang,  walaupun kering tapi tetap ada panen. Tapi, masalah harga beras naik itu banyak disampaikan dan dikeluhkan," katanya. 

Sebelumnya, Pemprov Jabar terus menambah pasokan air bersih ke kabupaten dan kota untuk mengurangi dampak kekeringan akibat el nino.

Berdasarkan data BPBD Jabar dariJanuari - 13 Oktober 2023, daerah terdampak kekeringan sudah mencapai 24 kabupaten dan kota. 

Menurut Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Jabar, Hadi Rahmat, hingga Jumat (13/10/2023), Pemprov bersama stakeholders telah menyalurkan 16.082.460 (16 juta) liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak kekeringan. 

Menurut Hadi, daerah baru yang teridentifikasi kekurangan air yakni Kota Bekasi. Selain Kota Bekasi, 23 daerah sudah lebih dulu merasakan kekurangan air bersih.

Ke - 23 daerah itu yakni Kota/Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang, Kota/ Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Bandung Barat.

Kemudian, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Cimahi, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Kuningan, Kota Depok, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Indramayu, Kota/Kabupaten Cirebon.

Lalu Kabupaten Subang, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Pangandaran, dan Kabupaten Bandung.

Yuk gabung diskusi sepak bola di sini ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement