Rabu 01 Nov 2023 17:14 WIB

Sehari, Belasan Pohon Tumbang di Kota Bogor

Angin kencang juga mengakibatkan kerusakan rumah warga.

Rep: Shabrina Zakaria/ Red: Irfan Fitrat
Petugas BPBD Kota Bogor menangani pohon tumbang terdampak angin kencang di Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (31/10/2023).
Foto: Dok. BPBD Kota Bogor
Petugas BPBD Kota Bogor menangani pohon tumbang terdampak angin kencang di Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (31/10/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR — Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Bogor pada Selasa (31/10/2023) sore hingga malam mengakibatkan belasan pohon tumbang. Angin kencang juga dilaporkan menimbulkan kerusakan rumah warga.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor Teofilo Patrocinio Freitas menjelaskan, hingga Selasa malam, terdata 19 pohon tumbang. “Pohon tumbang terjadi di Kecamatan Bogor Tengah, Bogor Barat, dan Tanah Sareal. Wilayah paling banyak terjadi pohon tumbang ialah di Kecamatan Bogor Barat, dengan total 11 kejadian,” kata Teofilo, Rabu (1/11/2023).

Baca Juga

Selain itu, dilaporkan 31 titik wilayah terdampak angin kencang dan satu kejadian longsor. Menurut Teofilo, 31 titik wilayah terdampak angin kencang tersebar di Kecamatan Bogor Tengah, Bogor Barat, Tanah Sareal, dan Bogor Utara.

Dengan perincian satu titik di Kecamatan Bogor Tengah, 11 titik di Kecamatan Bogor Barat, 17 titik di Kecamatan Tanah Sareal, dan satu titik di Kecamatan Bogor Utara.

 

Adapun kejadian longsor dilaporkan terjadi di area Pos Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Yasmin di Jalan KH Abdullah Bin Nuh, Kelurahan Curug Mekar, Kecamatan Bogor Barat.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Bogor Samson Purba mengatakan, longsor yang terjadi di Pos Damkar Yasmin berdampak terhadap area parkir.

Samson menjelaskan, di bawah area parkir itu terdapat tebing setinggi sekitar empat meter dengan kali kecil di bawahnya. “Ada (penahan tebing), tapi sudah lama tergerus itu. Penyebabnya air di bawah, jadi longsor,” ujarnya.

Kendati demikian, menurut Samson, adanya longsor itu tidak begitu menghambat operasional Damkar. Personel yang bertugas malam juga masih bisa tidur di pos. “Itu tidak begitu menghambat operasional. Cuma kendaraan kita mungkin tidak bisa masuk ke dalam. Sebagian unit dipindahkan ke Pos Cibuluh,” kata dia.

Sementara di wilayah Kelurahan Sukadamai, Kecamatan Tanah Sareal, dilaporkan ada 25 rumah yang mengalami kerusakan akibat hujan disertai angin kencang. Lurah Sukadamai, Uay Setiawan, mengatakan, ada juga dua warga yang mengalami luka ringan. Mereka pasangan suami istri. “Ada yang luka, dua orang, sudah ditangani dari Dinas Kesehatan Kota Bogor,” ujarnya.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement