Rabu 22 Nov 2023 12:25 WIB

Senyuman dan Kode Jari Yosep Hidayah Jalani Rekonstruksi Bikin Jengkel Warga

Sejumlah warga yang menonton kesal dengan sikap Yosep Hidayah.

Rep: M Fauzi Ridwan/ Red: Agus Yulianto
Yosep Hidayah tersangka kasus pembunuhan terhadap istrinya Tuti Suhartini dan anaknya Amalia Mustika Ratu tengah  menjalani rekonstruksi di warung internet di  Jalancagak, Subang, Rabu (22/11/2023). Terlihat Yosep Hidayah tersenyum di hadapan penyidik.
Foto: Republika/M Fauzi Ridwan
Yosep Hidayah tersangka kasus pembunuhan terhadap istrinya Tuti Suhartini dan anaknya Amalia Mustika Ratu tengah menjalani rekonstruksi di warung internet di Jalancagak, Subang, Rabu (22/11/2023). Terlihat Yosep Hidayah tersenyum di hadapan penyidik.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Yosep Hidayah tersangka kasus pembunuhan terhadap istrinya Tuti Suhartini dan anaknya Amalia Mustika Ratu menjalani rekonstruksi di Jalancagak Subang, Rabu (22/11/2023) pagi. Ia datang dikawal ketat oleh Resmob Polda Jawa Barat.

Rekonstruksi dimulai pukul 09.20 WIB di warung internet (warnet) tempat tersangka lainnya M Ramdanu alias Danu bertemu dengan Yosep Hidayah di Jalancagak. Terlihat Yosep memakai pakaian tahanan dan menggunakan sepeda motor Scoppy berwarna merah. Sedangkan, Danu menggunakan sweater berwarna biru.

Raut muka Yosep Hidayah saat menjalani rekonstruksi terlihat santai dan tidak tertekan. Sesekali ia tersenyum bahkan melempar senyum kepada ratusan warga yang menonton proses rekonstruksi tersebut.

Setelah dari warnet, rekonstruksi diteruskan di warung pecel lele yang berada tidak jauh dari warnet di Jalancagak. Yosep bersama Danu makan sambil berbincang di warung tersebut.

 

Sebelum rekonstruksi dimulai di warung pecel lele, Yosep melempar senyum kepada awak media dan warga sambil melambaikan tangan. Ia beberapa kali terlihat melempar kode tangan kepada masyarakat.

Kepada warga, Yosep Hidayah melambaikan tangan dan jari-jarinya membentuk menyerupai O. Setelah itu, ia menyilangkan jari-jari pada kedua tangannya membentuk X. Ia pun terus melempar senyum kepada warga yang menyaksikan rekonstruksi.

Beberapa kali ia membentuk jarinya menyerupai huruf O. Setelah menjalani rekonstruksi di warung pecel lele, ia langsung dibawa ke rumah yang menjadi tempat eksekusi ke dua korban.

Sejumlah warga yang menonton kesal dengan sikap Yosep Hidayah yang tersenyum dan terlihat santai. Mereka meneriaki Yosep dan mengumpatnya dengan kata-kata kasar.

"Tega Yosep, kamu. Seuri-seuri (senyum-senyum) teu waras (tidak waras)," ujar salah seorang warga kesal.

Lima orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut, yaitu Yosep Hidayah,  M Ramdanu alias Danu, Mimin, Arighi, dan Abi.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement