Rabu 06 Dec 2023 09:50 WIB

Bupati Dadang Supriatna Bagikan Bantuan 11 Ribu Paket Sembako untuk Buruh

Kang DS sedang berupaya membuat skema kemudahan buruh miliki rumah

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung menyerahkan bantuan 11.000 paket sembako bagi pekerja dan buruh se-Kabupaten Bandung di Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bandung, Desa Manggahang, Kecamatan Baleendah, Selasa (5/12/2023).
Foto: dok Pemkab Bandung
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung menyerahkan bantuan 11.000 paket sembako bagi pekerja dan buruh se-Kabupaten Bandung di Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bandung, Desa Manggahang, Kecamatan Baleendah, Selasa (5/12/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung menyerahkan bantuan 11.000 paket sembako bagi pekerja dan buruh se-Kabupaten Bandung di Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bandung, Desa Manggahang, Kecamatan Baleendah, Selasa (5/12/2023).

Bupati Bandung Dadang Supriatna didampingi Kepala Disnaker Kabupaten Bandung, Rukmana mengatakan terdapat sekitar 16 serikat/federasi buruh yang hadir dalam launching program pemberian bantuan sembako bagi para buruh dan pekerja di Kabupaten Bandung tersebut.

"Kami mengundang seribu buruh, tapi alhamdulilah yang hadir lebih dari 2.100 orang buruh. Ini menunjukkan para buruh sangat antusias dengan program bantuan sembako untuk buruh ini. Semoga bantuan ini bermanfaat," ujar Bupati di hadapan para buruh.

Bantuan paket sembako bagi buruh dan pekerja di Kabupaten Bandung ini merupakan yang kedua kalinya, setelah pertama kali dilaksanakan pada tahun 2022 lalu. Nanti penyalurannya akan disampaikan oleh masing-masing serikat buruh.

 

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu menyebut pihaknya menyediakan 11 ribu paket sembako untuk dibagikan kepada para buruh se-Kabupaten Bandung. Dananya, kata Bupati, berasal dari dana insentif daerah (DID) atau bonus kinerja.

Pada tahun ini, lanjut Bupati, Pemkab Bandung menerima insentif daerah atau bonus kinerja dari Kementerian Keuangan sebesar Rp 27 miliar, meningkat dari tahun sebelumnya yang mendapat Rp 19 miliar. 

"Dana insentif atau bonus kinerja ini diberikan pemerintah pusat karena kinerja Pemkab Bandung sangat baik karena mampu menekan inflasi. Bonus kinerja ini kami kembalikan kepada masyarakat termasuk untuk para buruh," ungkap Kang DS, sapaan akrab Bupati.

"Saya berharap program bantuan sembako untuk buruh ini akan terus dilaksanakan setiap tahunnya. Semoga kita tiap tahun mendapat bonus kinerja dari pemerintah pusat," timpal Bupati seraya disambut tepuk tangan meriah ribuan buruh.

Selain bantuan sembako yang digelontorkan, Ketua PKB Kabupaten Bandung itu juga ingin mendorong para buruh agar memiliki rumah atau hunian yang layak.

"Buruh di Kabupaten Bandung itu sekitar 90 ribuan. Ternyata sekitar 20 ribuan belum memiliki rumah. Saya ingin bangun perumahan untuk buruh. Saya sedang pikirkan bagaimana skemanya. Para buruh harus memiliki rumah, jangan ngontrak terus," ujar Kang DS.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement